Beranda / Bisnis

5 Tips Memulai Usaha di E-commerce untuk Pegiat UMKM, Cari Produk Sesuai Kebutuhan Konsumen

Terasjakarta.id - Minggu, 22 Januari 2023 | 22:19 WIB

SHARE
Share Whatsapp Share Facebook Share Twitter Share Link
Tips memulai usaha di e-commerce untuk pegiat UMKM. (Pinterest/onefinewallet)

Tips memulai usaha di e-commerce untuk pegiat UMKM. (Pinterest/onefinewallet)

Penulis : Fitria
Editor : Fitria

JAKARTA, TERASJAKARTA.ID - Growth Marketing Senior Lead Tokopedia Maisyalina Agustiana menjelaskan, sekitar 12 juta penjual telah bergabung di Tokopedia untuk memulai dan mengembangkan usaha.

"Dari angka tersebut hampil 100 persen merupakan pegiat UMKM dari berbagai latar belakang dan daerah," kata Maisyalina dikutip dari siaran pers, Rabu (11/1/2023).

Ia memaparkan strategi yang bisa dilakukan agar UMKM dapat sukses di tahun 2023, meski hanya memiliki modal terbatas, yuk simak tipsnya!

1. Buat konten menarik di media sosial

Pemanfaatan media sosial yang tepat dapat membantu meningkatkan awareness toko dan produk di e-commerce.

Kamu bisa membuat konten media sosial yang unik dengan menerapkan ciri khas penjual.

Baca Juga : Menkeu Sri Mulyani: 3 Negara di Asia Jadi Pasien IMF, Indonesia Termasuk?

Jangan lupa, perhatikan tren yang sedang banyak digandrungi masyarakat di media sosial ya.

"Bisa buat live video streaming lewat Tokopedia PLAY untuk membangun interaksi dengan calon pembeli. Pertimbangkan live streaming saat peluncuran produk baru, pemberian tutorial penggunaan produk, hingga mengadakan kuis atau giveaway,” ujar Maisyalina.

2. Cari Produk Sesuai Kebutuhan Konsumen

Pelaku usaha dapat menggunakan fitur Wawasan Pasar di aplikasi Tokopedia Seller untuk mengetahui produk apa yang sedang tren di kalangan konsumen.

Fitur ini akan memudahkan untuk mempelajari kondisi pasar, termasuk produk terlaris di Tokopedia dan kata kuncinya berdasarkan wilayah dan kategori.

Baca Juga : Makin Cuan, Ini 7 Rekomendasi Bisnis yang Bisa Dicoba di Tahun 2023

“Pelajari juga tren produk terlaris, misalkan di segmen Rumah Tangga, Makanan dan Minuman, Kesehatan, Elektronik dan Fesyen menjadi kategori terlaris di 2022,” jelas Maisyalina.

3. Cari Tahu Profil Calon Pembeli

Setelah menentukan produk yang akan dijual dan memahami mengenai kondisi pasar, tentukan siapa saja konsumen sasaran dari produk tersebut.

“Fitur Wawasan Pembeli di aplikasi Tokopedia Seller membantu penjual untuk mengetahui profil pembeli, seperti umur, jenis kelamin dan lokasi sehingga memudahkan pelaku usaha dalam menentukan strategi berjualan,” tambah Maisyalina.

Baca Juga : SRO Memperingati Hut ke 45 Pasar Modal Dengan Salurkan Dana CSR

4. Buat Tim Khusus

Meisyalina menyarankan, UMKM dengan usaha rumahan modal kecil, jangan ragu untuk meminta bantuan dari keluarga atau rekan terdekat.

“Para pelaku usaha bisa menggunakan fitur Admin Toko di aplikasi Tokopedia Seller yang dapat membantu mengelola toko dengan aman lewat berbagai pilihan peran yang bisa diberikan ke admin toko,” jelas Maisyalina.

5. Performance Marketing

Performance marketing merupakan salah satu contoh strategi pemasaran online, di mana penjual dapat mengeluarkan anggaran untuk mencapai suatu tujuan, misalnya menarik lebih banyak calon pembeli.

"Pegiat usaha bisa menggunakan fitur beriklan otomatis TopAds agar produknya tampil teratas di halaman Tokopedia. Cukup dengan modal kecil, yaitu mulai dari Rp 250 per klik, penjual bisa menjangkau lebih banyak pembeli dan memaksimalkan penjualan,” pungkas Maisyalina.

(*)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

SHARE
Share Whatsapp Share Facebook Share Twitter Share Link