Beranda / Bisnis
PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) Targetkan Tahun 2023 Jumlah Produksi Hingga 17 Juta Ton
Terasjakarta.id - Rabu, 1 Maret 2023 | 19:46 WIB

PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ist)
Penulis : Archi
Editor : Archi
JAKARTA, TERASJAKARTA,ID - PT Indo Tambangraya Megah Tbk. (ITMG) pada tahun 2023, menargetkan volume produksi sebesar 16,6 juta ton hingga 17 juta ton dengan volume penjualan sebesar 21,5 juta ton hingga 22,2 juta ton. Adapun sepanjang tahun 2022, ITMG memproduksi batubara sebanyak 16,6 juta ton di tengah curah hujan yang tinggi.
Sementara, volume penjualan 2022 sebanyak 18,9 juta ton yang dipasarkan ke Tiongkok sekitar 5,9 juta ton, Indonesia sebesar 4,2 juta ton, Jepang sebanyak 2,9 juta ton, Filipina sekitar 1,5 juta ton, India sebanyak 1,1 juta ton, negara-negara lain di Asia Pasifik, dan Eropa.
Direktur Utama ITMG Mulianto mengatakan dari target volume penjualan pada 2023, sebanyak 20% harga jualnya telah ditetapkan, 45% mengacu pada indeks harga batubara, sedangkan sisa 35% belum terjual.
Baca Juga : Indo Tambangraya Megah (ITMG) Catatkan Kenaikan Penjualan USD 3,6 Miliar
"ITMG akan terus melakukan eksplorasi asset tambang guna memastikan pertumbuhan organik atas cadangan batubara yang dimiliki, mengembangkan lahan tambang yang baru, dan memperhatikan peluang yang ada pada mineral lainnya," jelasnya dalam keterangan resmi yang diterima, Rabu (1/3).
Selain itu, ITMG akan melakukan ekspansi pembelian batubara yang bersumber dari pihak ketiga guna meningkatkan nilai dari perdagangan dan pencampuran batubara.
Ia menambahkan akan juga memanfaatkan prasarana logistiknya agar dapat menciptakan nilai bisnis dan menjadi unit usaha strategis yang menghasilkan laba dan akan mengembangkan produk-produk digital sebagai solusi pertambangan.
Baca Juga : Sinarmas Sekuritas Tunjuk V BTS atau Kim Tae Hyung Sebagai Brand Ambassador
Mulianto mengatakan ITMG akan terus mengembangkan usaha ladang tenaga surya (solar farm) dan energi surya atap (solar rooftops) sambil terus mencari peluang pada energi terbaharukan dan kesempatan bisnis lainnya yang terkait.
Adapun, untuk energi terbarukan anak perusahaan ITMG melalui PT ITM Bhinneka Power (IBP) dan PT Cahaya Power Indonesia (CPI), telah menandatangani Perjanjian Tenaga Listrik Surya Atap dengan total kapasitas 7,3 MWp dan telah menyelesaikan pemasangan di dua lokasi restoran cepat saji McDonald's di Jakarta pada tahun 2022.
Selain itu, CPI akan tetap berfokus pada bisnis panel surya atap dengan pelanggan perkantoran dan pabrik. Di Gugus Melak, kemajuan konstruksi pembangunan PLTS PV Bunyut mencapai 99,6% pada akhir 2022 dan diharapkan dapat beroperasi pada paruh pertama tahun 2023 guna memasok energi bagi kebutuhan operasional di sana.
Baca Juga : Rafael Alun Trisambodo Punya Saham di 6 Perusahaan, Berapa Total Nilainya?
Adapun, ITMG ditunjuk Pemerintah sebagai mitra resmi dalam mengembangkan Persemaian Mentawir di Ibu Kota Negara (IKN) baru “Nusantara” yang berkonsep “forest city” di Kalimantan Timur.
Mulianto berharap dalam paruh pertama tahun 2023, ITMG sudah dapat menyerah terimakan rumah pembibitan ini kepada Pemerintah untuk menghijaukan Nusantara guna menyokong visi ibu kota negara baru, yaitu kota hutan yang cerdas.
Di samping itu, Pemerintah telah menunjuk anak usaha ITMG, yaitu PT Indominco Mandiri (IMM), untuk proyek uji coba pembakaran biomassa (co-firing biomass). Dalam proyek co-firing, biomassa digunakan sebagai bahan bakar tambahan sehingga mengurangi penggunaan bahan bakar fosil dan emisi gas rumah kaca.
Di bidang jasa energi, PT Tambang Raya Usaha Tama (TRUST) telah beroperasi selama satu tahun di Gugus Melak dan memberikan sumbangsih langsung bagi perluasan tambang PT Bharinto Ekatama (BEK), sedangkan PT Energi Batubara Perkasa (EBP) sebagai unit bisnis yang bergerak di bidang perdagangan batubara telah mencatat penjualan sebesar 0,6 juta ton pada tahun 2022.
Baca Juga : Update Katalog Promo Indomaret 1 Maret 2023, Banyak Diskon Produk Kebutuhan Rumah Tangga
Di samping itu, ITMG juga akan meningkatkan nilai bisnis dari produk digital, di mana saat ini terdapat 5 produk digital sedang dalam proses untuk memperoleh paten, sedangkan salah satu produk digital kami, Melak Digital Center, telah menerima patennya pada tahun 2022.
Perusahaan terus melakukan pelbagai upaya berkelanjutan. Di antaranya merehabilitasi Bukit Menoreh, melanjutkan penyerahan rehabilitasi daerah aliran sungai (DAS), yang secara keseluruhan mencapai luas 20.056 hektare, melindungi ekosistem melalui penanaman bakau, dan sebagainya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
TERKAIT
TERPOPULER
