Beranda / Jakarta Raya

Polda Metro Jaya Kurang Anggaran Kirim Surat Tilang Elektronik, Banyak Pelanggar Tak Bayar Denda

Terasjakarta.id - Selasa, 24 Januari 2023 | 19:58 WIB

SHARE
Share Whatsapp Share Facebook Share Twitter Share Link
Ilustrasi Tilang Elektronik. (ist)

Ilustrasi Tilang Elektronik. (ist)

Penulis : Cahyono
Editor : Cahyono

JAKARTA, TERASJAKARTA.ID - Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Metro Jaya mengakui kekurangan anggaran untuk mengirim surat tilang elektronik (Electronic Traffic Law Enforcement/ETLE) ke rumah pelanggar.

Oleh sebab itu Ditlantas Polda Metro Jaya tak mengirimkan seluruh surat tilang elektronik.

Pasalnya, setiap hari angka pelanggaran lalu lintas mencapai 12 ribu pada tahun 2022.

"Kami tidak kirim semua. Perharinya sekitar 800 saja," kata Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Pol Latif Usman dalam rapat kerja dengan Komisi B DPRD DKI Jakarta, Selasa 24 Januari 2023.

Dijelaskan Kombes Pol Latif Usman, untuk biaya pengiriman 1 surat tilang elektronik ke rumah pelanggar mencapai Rp6.300 melalui PT Pos Indonesia.

Apabila dikalkulasi dengan jumlah 12 ribu surat tilang elektronik perhari, maka total biaya pengiriman mencapai Rp75,6 juta.

Dan apabila dikalikan 30 hari dalam sebulan, maka anggaran yang diperlukan untuk mengirim surat tilang elektronik ke rumah pelanggar mencapai Rp2,26 miliar.

Banyak yang Tak Bayar Denda Tilang Elektronik

Ditambahkan Kombes Latif, meski sudah dikirimi surat tilang elektronik, namun banyak dari pelanggar yang tak membayar denda.

Dipastikannya, bagi pelanggar yang tak membayar denda tilang elektronik dan tak melakukan konfirmasi maka Polisi akan memblokir surat tanda nomor kendaraan (STNK) pelanggar.

Dijelaskannya, denda tilang elektronik langsung masuk ke kas negara melalui kejaksaan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

SHARE
Share Whatsapp Share Facebook Share Twitter Share Link