Beranda / Jakarta Raya

Kembali Berlaku! 26 Titik Ganjil Genap Jakarta Hari Ini 4 Desember 2023, Jakpus Paling Banyak

Terasjakarta.id - Senin, 4 Desember 2023 | 05:30 WIB

SHARE
Share Whatsapp Share Facebook Share Twitter Share Link
Jadwal ganjil genap Jakarta hari ini Senin, 4 Desember 2023 yang kembali diberlakukan. (Foto: ist)

Jadwal ganjil genap Jakarta hari ini Senin, 4 Desember 2023 yang kembali diberlakukan. (Foto: ist)

Penulis : Adinda Salsabila
Editor : Adinda Salsabila

JAKARTA, TERASJAKARTA.ID - Kebijakan ganjil genap Jakarta kembali diberlakukan usai libur akhir pekan.

Hari ini Senin, 4 Desember 2023 ganjil genap di Jakarta kembali diberlakukan di 26 titik jalan ibu kota.

Sebanyak 26 titik jalan yang diberlakukannya ganjil genap (gage) meliputi wilayah Jakarta Pusat, Jakarta Barat, Jakarta Selatan, hingga Jakarta Timur.

Baca Juga : Emisi Sepeda Motor Sumbang Polusi Udara Terbesar, Aturan Ganjil Genap Roda Dua Sedang Dipertimbangkan

Penerapan kebijakan ganjil genap (gage) ini diberlakukan oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mulai pagi dan sore hari.

Pemberlakukan gage ini diterapkan untuk mengurangi tingkat kemacetan dan menekan polusi udara yang disebabkan oleh asap kendaraan.

Selain itu, ganjil genap ini diberlakukan sebagai upaya pencegahan dan pembatasan kendaraan roda empat berdasarkan pelat nomor polisi.

Waktu pemberlakuan gage di Jakarta terbagi menjadi dua sesi, pagi hari saat masyarakat pergi bekerja dan sore hari saat pulang kerja.

Baca Juga : Cara Gampang Atur Jalur Ganjil Genap DKI Jakarta di Google Maps, Anti Ribert!

Pada pagi hari, ganjil genap Jakarta diterapkan mulai pukul 06.00-10.00 WIB dan sore hari pukul 16.00-21.00 WIB.

Bagi masyarakat yang melewati sejumlah ruas jalan di wilayah Jakarta diimbau untuk mengetahui bahwa ganjil genap diberlakukan di 26 ruas jalan.

Oleh sebab itu, ganjil genap di Jakarta harus dipatuhi dan diperhatikan oleh pengendara agar tidak melanggar hingga dikenakan sanksi.

Pelanggaran ganjil genap Jakarta diatur dalam pasal 287 UU Nomor 12 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan.

Denda bagi pengendara yang tidak mematuhi atau melanggar kebijakan gage ini akan dikenakan denda yang telah ditentukan maksimal sebesar Rp500 ribu.

Penindakan ganjil genap Jakarta dilakukan dengan dua cara, yaitu manual oleh kepolisian dan tilang elektronik.

Hari ini gage Jakarta ini dikhususkan untuk pengendara dengan pelat genap. Di mana pengendara pelat genap dapat melintas di sejumlah jalan protokol.

Sementara bagi pengendara dengan pelat ganjil dilarang untuk melintas di 26 ruas jalan yang telah ditentukan dan harus mencari jalur alternatif lain.

Pengendara pelat ganjil juga dapat menunggu penerapan gage Jakarta berakhir agar tidak dikenakan denda atau sanksi.

Kendati demikian, kebijakan gage Jakarta hanya diberlakukan setiap hari kerja dan ditiadakan pada hari Sabtu, Minggu, serta libur nasional.

Lokasi Ganjil Genap di DKI Jakarta

Jakarta Pusat

  • Jalan Gajah Mada
  • Jalan Hayam Wuruk
  • Jalan Majapahit
  • Jalan Medan Merdeka Barat
  • Jalan MH Thamrin
  • Jalan Jenderal Sudirman
  • Jalan Balikpapan
  • Jalan Kyai Caringin
  • Jalan Salemba Raya sisi Barat dan Jalan Salemba Raya sisi Timur (mulai dari Simpang Jalan Paseban Raya sampai Jalan Diponegoro)
  • Jalan Kramat Raya
  • Jalan Stasiun Senen
  • Jalan Gunung Sahari

Jakarta Selatan

  • Jalan Sisingamangaraja
  • Jalan Panglima Polim
  • Jalan Fatmawati
  • Jalan Suryopranoto
  • Jalan Gatot Subroto
  • Jalan HR Rasuna Said

Jakarta Timur

  • Jalan MT Haryono
  • Jalan D.I Pandjaitan
  • Jalan Jenderal Ahmad Yani
  • Jalan Pramuka

Jakarta Barat

  • Jalan Pintu Besar Selatan
  • Jalan Tomang Raya
  • Jalan Jenderal S Parman

Kendati demikian, kebijakan ganjil genap ini tidak wajib diikuti oleh beberapa kendaraan.

Dalam kebijakan ganjil genap, terdapat beberapa jenis kendaraan yang dikecualikan, meliputi:

  1. Kendaraan dengan tanda disabilitas
  2. Ambulans
  3. Pemadam Kebakaran
  4. Angkutan umum (pelat kuning)
  5. Sepeda motor
  6. Kendaraan dengan bahan bakar listrik
  7. Truk tangki bahan bakar
  8. Kendaraan pimpinan lembaga tinggi negara
  9. Kendaraan operasional berpelat dasar merah, TNI, dan Polri
  10. Kendaraan pimpinan, pejabat negara asing, serta lembaga internasional
  11. Kendaraan evakuasi kecelakaan lalu lintas
  12. Kendaraan pengangkut uang Bank Indonesia, antar bank, pengisian ATM dengan pengawasan dari petugas Polri
  13. Kendaraan untuk kepentingan tertentu menurut pertimbangan Polri

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

SHARE
Share Whatsapp Share Facebook Share Twitter Share Link