Beranda / Lifestyle

Belajar dari Kasus Indra Bekti, Ini Cara Berobat ke UGD Rumah Sakit Menggunakan BPJS Kesehatan

Rabu, 25 Januari 2023 | 10:45 WIB
SHARE
Share Whatsapp Share Facebook Share Twitter Share Link
Indra Bekti dikabarkan sudah bisa pulang ke rumah pasca dirawat di rumah sakit (Instagram/@indrabekti)

Indra Bekti dikabarkan sudah bisa pulang ke rumah pasca dirawat di rumah sakit (Instagram/@indrabekti)

Penulis : Fitria
Editor : Fitria

JAKARTA, TERASJAKARTA.ID - Presenter Indra Bekti harus mendapatkan perawatan intensif karena menderita pendarahan otak.

Sang istri, Aldilla Jelita pun membuka penggalangan dana, akibat biaya pengobatan yang sangat besar.

Belajar dari kasus Indra Bekti, kondisi gawat darurat bisa terjadi kapan dan dialami oleh siapa saja.

Baca Juga : Istri Indra Bekti Buka Penggalangan Dana untuk Suaminya, Benarkah Pendarahan Otak Tak Ditanggung BPJS?

Kabar baiknya, Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan bisa dimanfaatkan oleh masyarakat, termasuk jika pasien dalam kondisi kritis dan harus mendapat pelayanan di Unit Gawat Darurat (UGD) rumah sakit atau fasilitas kesehatan.

Melansir dari laman BPJS Kesehatan tentang Panduan Layanan JKN-KIS, pelayanan gawat darurat adalah pelayanan kesehatan yang harus diberikan secepatnya kepada pasien untuk mencegah kematian, keparahan dan/atau kecacatan, sesuai dengan kemampuan fasilitas kesehatan.

Ketentuan mendapatkan perawatan UGD di rumah sakit:

- Mengancam nyawa

Baca Juga : Indra Bekti Diizinkan Pulang ke Rumah Pasca Dirawat, Tidak Boleh Kerja 4 Bulan

- Membahayakan diri sendiri, orang lain atau lingkungan

- Adanya gangguan pada jalan nafas, pernafasan dan sirkulasi

- Penurunan kesadaran

- Gangguan hemodinamik

Baca Juga : Bank DKI Jalin Sinergi Dengan BPJS Kesehatan, Tingkatkan Kualitas Layanan Jaminan Kesehatan Nasional

- Memerlukan tindakan segera

Adapun penetapan kriteria gawat darurat ini ditetapkan oleh Dokter Penanggung Jawab Pasien (DPJP).

Jika masuk ke dalam salah satu kriteria di atas, maka peserta bisa mendatangi fasilitas kesehatan yang bekerjasama dengan BPJS Kesehatan maupun yang tidak.

Baca Juga : Deretan Selebriti Tanah Air yang Merayakan Tahun Baru Imlek 2023, Ada yang di Rumah Sakit

Alur pelayanan gawat darurat menggunakan BPJS Kesehatan:

1. Peserta datang ke Fasilitas Kesehatan Rujukan Tingkat Lanjut (FKRTL) terdekat

2. Tunjukkan kartu identitas, seperti JKN-KIS/KIS Digital berstatus aktif dan/atau identitas lain yang diperlukan (KTP, SIM, KK), tanpa surat rujukan dari FKTP

Baca Juga : Sempat Jadi Korban Bully hingga Nyaris Bunuh Diri, Prilly Latuconsina: Tapi Takut Sakit

3. Setelah mendapatkan pelayanan, peserta harus menandatangani bukti pelayanan pada lembar bukti pelayanan yang disediakan oleh masing-masing fasilitas kesehatan

Perlu diingat, tidak semua kondisi dapat dilayani dengan jaminan BPJS Kesehatan ya.

Kondisi yang tidak dijamin BPJS Kesehatan:

- Tanpa melalui prosedur yang benar

Baca Juga : Jessica Iskandar Lahirkan Anak Keduanya di Rumah Sakit Pondok Indah Jakarta

- Telah dijamin oleh program jaminan kecelakaan kerja terhadap penyakit atau cedera akibat kecelakaan kerja atau hubungan kerja

- Untuk tujuan estetik

- Mengatasi infertilitas

- Meratakan gigi (ortodonsi)

Baca Juga : Bahaya! Makan Mie Instan Dua Porsi Berisiko Sakit Jantung dan Stroke 

- Gangguan kesehatan/penyakit/kecelakaan akibat ketergantungan/pengaruh obat terlarang, alkohol dan narkotika atau sejenisnya

- Gangguan kesehatan akibat sengaja menyakiti diri sendiri, atau akibat melakukan hobi yang membahayakan diri sendiri

- Pengobatan dan tindakan medis yang dikategorikan sebagai percobaan (eksperimen)

Baca Juga : Begini Nih Cara Cek Kolesterol Sendiri, Tak Perlu ke Apotek atau ke Rumah Sakit

- Pengobatan komplementer, alternatif dan tradisional, shin she, chiropractic, yang belum dinyatakan efektif berdasarkan penilaian teknologi kesehatan (health technology assessment)

- Plat kontrasepsi, kosmetik, makanan bayi, dan susu

- Perbekalan kesehatan rumah tangga

- Pelayanan kesehatan akibat bencana pada masa tanggap darurat, kejadian luar biasa/wabah

- Biaya pelayanan lainnya yang tidak ada hubungan dengan Manfaat Jaminan Kesehatan yang diberikan

Semoga bermanfaat ya.

(*)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

    SHARE
    Share Whatsapp Share Facebook Share Twitter Share Link