Beranda / News

Meninggal Dunia karena Serangan Jantung, Simak Profil Lengkap Lieus Sungkharisma

Rabu, 25 Januari 2023 | 13:20 WIB
SHARE
Share Whatsapp Share Facebook Share Twitter Share Link
Aktivis Tionghoa Liues Sungkharisma. (dok. terasjakarta/ist)

Aktivis Tionghoa Liues Sungkharisma. (dok. terasjakarta/ist)

Penulis : Fitria
Editor : Fitria

JAKARTA, TERASJAKARTA.ID - Aktivis Tionghoa Lieus Sungkharisma meninggal dunia di Rumah Sakit (RS) Pondok Indah, karena mengalami serangan jantung, Selasa (24/1/2023).

Melansir dari laman Young Buddhist Association, Lieus lahir pada 11 Oktober 1959. ia lahir di Cianjur pada 11 Oktober 1959.

Lieus Sungkharisma memiliki nama asli Li Xue Xiung.

Baca Juga : Aktivis Lieus Sungkharisma Meninggal Dunia Akibat Serangan Jantung

Berikut Terasjakarta telah merangkum profil lengkapnya, yuk simak!

Lieus Sungkharisma pernah menjabat sebagai ketua umum Partai Reformasi Tionghoa Indonesia (Parti), wakil bendahara Depinas SOKSI (Dewan Pimpinan Nasional Sentral Organisasi Karyawan Swadiri Indonesia) periode 1986-1991, serta ketua DPP AMPI (Angkatan Muda Pembaruan Indonesia), dan DPP KNPI (Komite Nasional Pemuda Indonesia).

Ia juga sempat menjadi Ketua Umum Generasi Muda Buddhis Indonesia (Gemabuddhi) pada 1985.

Terakhir, ia pernah menduduki posisi sebagai Ketua Umum Multi Culture Society, sekaligus Wakil Presiden The World Peace Committee.

Baca Juga : Aktivis Pemuda Jakarta: Pasca MUKERNAS Elektabilitas PPP Akan Naik

Tersandung Kasus Makar

Dalam perjalanan politiknya, Lieus pernah ditangkap atas dugaan penyebaran berita bohong dan makar pada Mei 2019.

Dia tercatat sebagai salah satu juru bicara Badan Pemenangan Nasional pasangan Prabowo-Sandi hingga sempat ditahan Polda Metro Jaya, dengan tuduhan melakukan perbuatan makar.

Penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Metro Jaya melakukan penahanan terhadap tersangka kasus dugaan makar, Lieus Sungkharisma, untuk 20 hari ke depan dan ditahan sejak Senin (20/5/2019) malam.

Baca Juga : Polri Akan Gunakan Pasal Makar Dalam Rencana Aksi People Power

"Dia tersangka kita tangkap ya, untuk penahanan untuk 20 hari ke depan," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Argo Yuwono di Markas Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Selasa (21/5/2019).

Lieus dilaporkan oleh seorang wiraswasta bernama Eman Soleman dengan nomor LP/B/0441/V/2019/Bareskrim tanggal 7 Mei 2019 atas dugaan makar dan penyebaran berita bohong.

Dalam laporan polisi itu, Lieus disangkakan Undang-Undang (UU) Nomor 1 Tahun 1946 tentang KUHP Pasal 14 dan/atau Pasal 15, UU Nomor 1 Tahun 1946 tentang KUHP Pasal 107 juncto Pasal 110 juncto Pasal 87 juncto Pasal 87 dan/atau Pasal 163 juncto Pasal 107.

Baca Juga : Terkait Dugaan Makar, 8 Aktivis KNPB Diperiksa Polres Mimika

Tak lama setelah ditangkap, kuasa hukum Lieus, Hendarsam mengajukan penangguhan penahanan atas kliennya pada 3 Juni 2019.

Pengajuan penangguhan penahanan tersebut langsung dikabulkan oleh Polda Metro Jaya.

Lieus yang dibebaskan mengucapkan rasa terima kasih karena permohonan penangguhan penahanan dirinya dikabulkan.

"Saya terima kasih banyak pengacara saya ini dari BPN Prabowo-Sandi (Hendarsam). Nah, kepada Pak Dasco itu tadi pagi besuk saya. Itu di luar dugaan dan harapan saya," kata Lieus.

(*)

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

    SHARE
    Share Whatsapp Share Facebook Share Twitter Share Link