Beranda / Otomotif

Kendaraan Mati 7 Tahun Terancam Bodong, Yuk Perpanjang STNK

Terasjakarta.id - Kamis, 19 Januari 2023 | 20:16 WIB

SHARE
Share Whatsapp Share Facebook Share Twitter Share Link
Ilustrasi STNK tak diperpanjang 7 tahun bisa jadi bodong (Hyundai)

Ilustrasi STNK tak diperpanjang 7 tahun bisa jadi bodong (Hyundai)

Penulis : Hartawan
Editor : Hartawan

JAKARTA, TERASJAKARTA.ID - Kendaraan terancam menjadi bodong setelah STNK-nya mati 7 tahun.

Pemerintah rencananya akan memberikan sanksi tegas bagi para penunggak pajak kendaraan.

Dimana terdapat penghapusan data registrasi kendaraan yang secara total pajaknya mati selama 7 tahun.

Jika sudah dihapus, artinya pemilik kendaraan tidak bisa mendaftarkan kendaraannya.

Dengan begitu kendaraan tidak lagi melintas di jalan dan hanya menjadi pajanhan di rumah.

Baca Juga : Jadwal Jalan Berbayar Elektronik di Jakarta, Jangan Sampai Salah!

STNK memang menjadi salah satu dokumen yang wajib dibawa saat berkendara.

Kewajiban membawa STNK itu tercantum dalam Undang-undang nomor 22 tahun 2009 pasal 106 ayat 5.

Disebutkan, pada saat diadakan pemeriksaan Kendaraan Bermotor di Jalan, setiap orang yang mengemudikan Kendaraan Bermotor wajib menunjukkan STNK atau STNK sementara, SIM, bukti lulus uji berkala, dan/atau tanda bukti yang sah.

Bagi para pelanggarm jelas terdapat ancaman hukuman menanti sesuai dengan Pasal 288.

Pengendara bakal diancam dengan denda Rp 500.000.

Baca Juga : Rekomendasi Motor Listrik di 2023, Dijamin Harganya Murah Setelah Disubsidi

"Setiap orang yang mengemudikan Kendaraan Bermotor di jalan yang tidak dilengkapi dengan Surat Tanda Nomor Kendaraan Bermotor atau Surat Tanda Coba Kendaraan Bermotor yang ditetapkan oleh Kepolisian Negara Republik Indonesia sebagaimana dimaksud dalam Pasal 106 ayat (5) huruf a, dipidana dengan pidana kurungan paling lama 2 bulan atau denda paling banyak Rp 500.000," bunyi pasalnya.

Selain denda, kendaraan yang tak dilengkapi dengan surat-surat juga terancam dilakukan penyitaan.

Dalam Peraturan Pemerintah nomor 80 tahun 2012 tentang Tata Cara Pemeriksaan Kendaraan Bermotor di Jalan dan Penindakan Pelanggaran Lalu Lintas dan Angkutan Jalan pasal 32 ayat 6, dijelaskan penyitaan atas Kendaraan Bermotor dilakukan jika kendaraan tidak dilengkapi dengan STNK yang sah pada waktu dilakukan pemeriksaan di jalan.

Lalu pada pasal 36 ayat 2 diterangkan, Kendaraan yang disita karena tak dilengkapi STNK yang sah dikembalikan kepada pemilik setelah menunjukkan STNK yang sah.

Baca Juga : Tips Cegah Filter Bensin Mobil Tidak Mudah Rusak

Syarat dan Cara Perpanjang STNK

Memiliki fungsi yang krusial, setiap pemilik kendaraan diwajibkan untuk memperpanjang STNK setiap tahunnya dan setiap 5 tahun sekali.

Untuk bisa memperpanjang STNK, terdapat syarat perpanjang STNK yang harus dipenuhi.

Syarat tersebut meliputi beberapa dokumen penting sebagai berikut.

1. STNK Asli dan Fotokopiannya

2. BPKB Asli dan Fotokopiannya

3. e-KTP Asli Pemilik Kendaraan Bermotor Beserta Fotokopiannya

4. Jika Diwakilkan Pihak Ketiga, Wajib Menyertakan Surat Kuasa yang Sudah Dibubuhi Tanda Tangan Beserta Materai, e-KTP dan Fotokopi Penerima Kuasa

5. Jika STNK Atas Nama Perusahaan, Maka Wajib Melampirkan SIUP, NPWP, TDP Perusahaan

6. Membayar Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan (SWDKLLJ) Untuk Perpanjang STNK Tahunan

7. Melakukan Cek Fisik, Membayar Biaya Penerbitan STNK Baru, Membawa BPKB Asli dan Fotokopiannya, Tanda Nomor Kendaraan Bermotor Terbaru (TNKB) Untuk Perpanjang STNK Lima Tahunan

8. Surat Keterangan Buka Blokir Apabila STNK Anda Terblokir

Prosedur Perpanjang STNK Tahunan

1. Kunjungi Samsat terdekat sesuai domisili

2. Datangi loket atau meja informasi yang terdapat di Samsat untuk meminta formulir pendaftaran

3. Isi formulir tersebut dengan cermat dan lengkap

4. Serahkan formulir yang sudah diisi beserta syarat perpanjang STNK ke loket pendaftaran. Pastikan menyerahkannya ke loket khusus perpanjangan STNK

5. Tunggu sebentar sampai nama Anda dipanggil sesuai dengan antrian

6. Petugas akan memastikan semua persyaratan dan formulir lengkap, setelahnya akan diberikan lembar berisikan informasi pajak yang perlu dibayarkan

7. Lakukan pembayaran ke loket sesuai dengan nominal yang tertera

8. Selanjutnya Anda akan diminta untuk menunggu sebentar sampai dipanggil kembali untuk mengambil STNK yang sudah disahkan

9. STNK baru sudah selesai disahkan

Sebagai informasi tambahan, syarat perpanjang STNK tahunan bisa dilakukan baik itu di gerai Samsat, Samsat Keliling, maupun secara online.

Baca Juga : Tips Terhindar dari Tabrakan dengan Truk di Jalan Tol

Prosedur Perpanjang STNK 5 Tahun

Cara atau prosedur perpanjang STNK 5 tahun tidak jauh berbeda dengan cara perpanjang STNK tahunan. 

Hanya saja, perpanjang STNK 5 tahun hanya bisa dilakukan di gerai Samsat.

Ikuti langkah berikut ini untuk melakukan perpanjangan STNK 5 tahun:

1. Kunjungi gerai Samsat sesuai domisili kendaraan, pastikan sudah mempersiapkan dokumen yang dijadikan syarat untuk perpanjangan

2. Lakukan cek fisik kendaraan

3. Legalisir hasil cek fisik tersebut, legalisir dilakukan oleh petugas Samsat

4. Kunjungi loket perpanjangan STNK (loket progresif) dan isi formulir yang tersedia

5. Pastikan mengisi semua data yang diminta tanpa melewatkannya satupun

6. Serahkan formulir pendaftaran bersamaan dengan syarat perpanjang STNK yang sudah siapkan. Supaya tidak berceceran, bisa memasukannya jadi satu ke dalam map

7. Tunggu sebentar sampai nama Anda dipanggil sesuai antrian yang ada

8. Selanjutnya, pada saat dipanggil akan diminta untuk membayar pajak sesuai dengan nominal yang tertera pada kertas yang diberikan oleh petugas

9. Lakukan pembayaran di loket yang sudah ditentukan

10. STNK dan plat nomor terbaru akan diterbitkan melalui loket TNKB (Tanda Nomor Kendaraan Bermotor)

11. STNK dan plat nomor yang baru siap diambil

Jika Anda berencana untuk melakukan perpanjangan di gerai Samsat, pastikan Anda datang sesuai jam operasional yaitu pada pukul 08.00-14.00 WIB.

Sedangkan untuk Samsat Keliling beroperasi pada pukul 08.00-12.00 WIB.

Terkait jadwal dan lokasi Samsat Keliling bisa kamu bisa cek melalui sosial media resmi Samsat dan Bapenda domisili pemilik kendaraan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

    SHARE
    Share Whatsapp Share Facebook Share Twitter Share Link