Beranda / Otomotif

Ban Punya Masa Kadaluwarsa? Cek Faktanya Disini

Terasjakarta.id - Sabtu, 25 Maret 2023 | 03:00 WIB

SHARE
Share Whatsapp Share Facebook Share Twitter Share Link
Apakah benar ban kendaraan punya masa kadaluwarsa? cek faktanya disini. (freepik)

Apakah benar ban kendaraan punya masa kadaluwarsa? cek faktanya disini. (freepik)

Penulis : Riza Alamas
Editor : Riza Alamas

JAKARTA, TERASJAKARTA.ID-- Saat ini, banyak pemilik kendaraan bermotor yang masih menganggap bahwa ban mobil memiliki masa kadaluwarsa.

Namun, apakah benar demikian? Sebenarnya, hal tersebut adalah salah kaprah yang perlu dikoreksi.

Menurut Andre Satrio, Manajer Motorsport Pirelli Indonesia, tidak ada istilah kedaluwarsa untuk ban mobil. Sebab, ban bukanlah produk konsumsi.

Tidak ada istilah kadaluwarsa untuk ban kendaraan kamu karena ban bukanlah barang konsumsi. Ban kendaraan bisa berumur panjang jika perawatannya dan penanganannya benar. (freepik)

Tidak ada istilah kadaluwarsa untuk ban kendaraan kamu karena ban bukanlah barang konsumsi. Ban kendaraan bisa berumur panjang jika perawatannya dan penanganannya benar. (freepik)

Kendati demikian, terdapat kesalahan penyimpanan yang bisa memengaruhi performa ban mobil.

Baca Juga : Mudik Lebaran 2023, Lewati Batas Kecepatan di Tol Bisa Didenda Rp500 Ribu

Andre menjelaskan bahwa ban mobil memiliki usia pemakaian yang panjang, bahkan usia penyimpanannya jauh lebih lama lagi.

Selama ban disimpan dengan benar, performanya tidak akan menurun secara signifikan.

Oleh karena itu, pemilik kendaraan perlu mengetahui cara menyimpan ban mobil yang baik dan benar.

Baca Juga : KIA EV9, Mobil Listrik Tiga Baris dengan Desain Futuristik dan Interior Layaknya Lounge

Cara Menyimpan Ban Mobil dengan Benar

Dalam artikel ini, tim terasjakarta.id akan mencoba memberikan beberapa tips cara menyimpan ban mobil dengan benar. Yuk simak dibawah ini.

Menyimpan di Tempat yang Tepat

Pertama-tama, pastikan ban mobil disimpan di tempat yang tepat.

Baca Juga : Kawasaki ZX4R Siap Meluncur di Amerika Serikat, Dijual Mulai dari Rp144 Juta

Ruangan yang ideal untuk menyimpan ban adalah yang memiliki suhu stabil, tidak terlalu panas, dan tidak terkena sinar matahari langsung.

Idealnya, suhu ruangan berada di kisaran 25 derajat celcius sampai 35 derajat celcius.

Menjaga Kelembaban Ruangan

Selain itu, menjaga kelembaban ruangan juga sangat penting. Kelembaban yang terlalu rendah atau terlalu tinggi bisa memengaruhi kualitas ban mobil.

Baca Juga : Mitsubishi XFC Concept Resmi Diperkenalkan, Intip Bocoran Harganya

Pastikan ruangan memiliki ventilasi yang baik dan hindari menyimpan ban di ruangan yang terlalu lembab.

Menjaga Tekanan Udara

Selain cara penyimpanan, pemilik kendaraan juga perlu memperhatikan tekanan udara pada ban mobil.

Pastikan tekanan udara pada ban selalu dalam kondisi yang tepat sesuai dengan rekomendasi pabrikan.

Tekanan udara yang kurang atau berlebihan bisa memengaruhi kualitas ban mobil.

Baca Juga : Honda Genio BLACKPINK Dibagikan Gratis sampai 25 Maret, Buru Daftar Sebelum Kehabisan!

Kualitas Ban Mobil Terbaik dari Pirelli

Jenis material yang digunakan oleh produsen ban mobil juga turut memengaruhi kualitas dan umur pakai ban.

Sebagai produsen ban mobil terkemuka, Pirelli memberikan jaminan kualitas dan performa pada produknya.

Pirelli memberikan garansi selama 5 tahun untuk setiap produk ban mobil yang dijual.

Selama periode tersebut, Pirelli menjamin tidak ada penurunan performa yang signifikan pada ban mobil.

Baca Juga : Insentif Pembelian Kendaraan Listrik Resmi Berlaku, Simak Syarat Mendapatkannya

Oleh karena itu, pemilik kendaraan tidak perlu khawatir tentang masa kadaluwarsa ban mobil jika menggunakan produk Pirelli.

Penggunaan Ban Cadangan untuk Gantikan Ban Utama yang Kadaluwarsa

Jika kamu mendapati ban kamu kadaluwarsa, untuk sementara kamu bisa menggunakan ban cadangan. Namun ada beberapa hal yang harus kamu perhatikan dalam menggunakan ban cadangan.

Baca Juga : Berikut Daftar Penerima Subsidi Motor Listrik Rp7 Juta yang Berlaku Hari Ini

Ban cadangan atau yang juga dikenal dengan sebutan ban serep, menjadi salah satu fitur penting yang terdapat pada mobil.

Fungsi utama ban cadangan sendiri adalah sebagai alternatif ketika ban utama bocor sehingga pengemudi dapat melanjutkan perjalanan dengan aman.

Namun, beberapa ahli merekomendasikan bahwa ban cadangan sebaiknya tidak digunakan sebagai ban harian, meskipun terlihat serupa dengan ban utama. Mengapa demikian?

Baca Juga : Tips Menghindari Rem Blong pada Skutik dan Cara Mudah Merawat Rem Motor Matik

Perbedaan Konstruksi pada Ban Cadangan

Ekowati, selaku Technical Leader Auto 2000 Kalimalang Jakarta Timur menjelaskan bahwa ban cadangan memiliki konstruksi yang berbeda dengan ban utama pada umumnya. Konstruksi yang dimaksud mencakup jenis pelek dan ukuran ban.

"Pelek pada ban cadangan umumnya berbeda dengan pelek pada ban utama, begitu pula dengan lebar komponnya yang berbeda," ujar Ekowati, Kamis (23/3/2023).

Dampak Penggunaan Ban Cadangan Sebagai Ban Harian

Perbedaan konstruksi antara ban cadangan dan ban utama dapat memberikan dampak besar bagi pengguna jika digunakan secara rutin.

Baca Juga : Mobil Termurah di Indonesia Resmi Pensiun, Daihatsu Ayla M MT Jadi Pengganti

Tidak disarankan bagi pengemudi untuk menggunakan ban cadangan sebagai ban harian. Bahkan, penggunaan ban cadangan di atas kecepatan 80 km per jam juga tidak disarankan.

"Dikarenakan lebar komponnya yang berbeda, pasti ada rasa tidak seimbang saat mobil dikemudikan. Jangan terlalu ngebut, karena bisa membahayakan," tambah Ekowati.

Ketika Ban Cadangan Boleh Digunakan

Ekowati menyarankan agar pengemudi tak menggunakan ban cadangan untuk waktu lebih dari satu minggu dan segera melakukan perbaikan pada ban utama secepatnya.

Baca Juga : Penghapusan Pajak Progresif Kendaraan Sudah Diresmikan: Biar Taat Bayar Pajak

Ban cadangan seharusnya hanya digunakan dalam situasi darurat seperti ketika ban utama bocor dan harus segera diperbaiki.

"Ban cadangan harusnya hanya dipakai untuk sementara waktu, hingga ban utama dapat diperbaiki di bengkel," jelasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

    SHARE
    Share Whatsapp Share Facebook Share Twitter Share Link