Beranda / Pemilu 2024

Format Debat Capres-Cawapres Pilpres 2024 jadi Sorotan, KPU Buka Suara

Terasjakarta.id - Senin, 4 Desember 2023 | 14:17 WIB

SHARE
Share Whatsapp Share Facebook Share Twitter Share Link

KPU bantah format debat capres-cawapres 2024 yang jadi sorotan karena disebut berubah. (foto: ist)

JAKARTA, TERASJAKARTA.ID - Format debat capres-cawapres Pilpres 2024 jadi sorotan, KPU buka suara.

Sebelumnya, Komisi Pemilihan Umum (KPU) mengumumkan format debat capres-cawapres yang akan dilalui para pasangan calon (paslon).

Nantinya, debat akan berlangsung sebanyak lima kali mulai 28 November 2023 hingga 10 Februari 2024.

Baca Juga : Wajib! Capres-Cawapres Hadir di Setiap Debat Pilpres 2024, Ada 5 Kali Kesempatan

Dari kelima debat tersebut, 3 di antaranya debat capres dan 2 lainnya untuk cawapres.

Namun, seluruh paslon wajib hadir pada debat capres-cawapres tersebut.

"Pada dasarnya dalam pertemuan KPU dengan pasangan calon, 5 kali debat itu pasangan calon semuanya hadir. Hanya saja proporsinya bicara itu yang berbeda," kata Hasyim Asy'ari, selaku Ketua KPU.

Diwajibkannya seluruh capres dan cawapres ini agar para pemilih bisa melihat serta mengetahui kerja sama dari masing-masing kandidat.

Format debat capres-cawapres yang berbeda dengan Pilpres 2019 ini menjadi sorotan masyarakat.

Baca Juga : KPU Rilis Jadwal Debat Capres-Cawapres, Lengkap dengan Tata Cara dan Aturannya

Dalam hal ini, KPU dituding menghilangkan debat cawapres di Pilpres 2024 sehingga dinilai memihak pada salah satu kandidat.

Isu ini bermula ketika kudu Prabowo-Gibran menyebut beda format debat cawapres ini bermula atas usulan kudu Anies-Muhaimin.

Kendati demikian, pihak Anies-Muhaimin menepis tudingan tersebut.

Komisioner KPU August Mellaz membantah tudingan tersebut.

Ia menegaskan bahwa pihaknya masih mengacu pada UU Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu dan Peraturan KPU Nomor 15 Tahun 2023 Pasal 50 ayat (1).

Dengan begitu, ia mengaku bahwa pihaknya tidak mengurangi ataupun menghilangkan porsi dan format debat, terutama untuk cawapres.

"Jadi dalam posisi ini, KPU tidak mengurangi ataupun terhadap porsi dan format debat, karena semuanya mengacu pada UU 7 dan peraturan KPU," ungkap August pada Minggu, 3 Desember 2023.

Baca Juga : Siap-siap! Debat Capres-Cawapres Bakal Digelar 5 Kali, Jadwal dan Lokasi Cek di Sini

Lebih lanjut, pertemuan antara KPU dengan perwakilan tim ketiga paslon pada 29 November 2023 lalu menghasilkan sejumlah kesepakatan, kata August.

Beberapa kesepakatan yang dimaksud seperti waktu dan lokasi pelaksanaan debat yang semuanya digelar di Jakarta.

Pihaknya juga meminta perwakilan tim paslon untuk memberikan masukan secara tertulis terkait pertemuan tersebut.

Dengan begitu pihaknya dapat menyinkronkan setiap masukan tertulis tersebut.

Selain itu, pihaknya juga telah bertemu dengan stasiun TV nasional untuk persiapan debat capres-cawapres yang disiarkan.

"Jadi isunya justru kami itu bukan ngubah-ngubah format," tambahnya.

Ia pun membandingkan debat capres-cawapres pada Pilpres 2019 dengan 2024 mendatang.

Menurutnya, kehadiran capres pada saat debat cawapres ataupun sebaliknya bukan suatu permasalahan.

Terlebih, pada debat capres Pilpres 2019 lalu juga pasangan capres juga turut hadir meski duduk di bangku audiens.

"(Tahun) 2019 lalu itu pasangan calonnya juga dateng, meskipun porsi 
yang harus di podium untuk perdebatan tentu pada saat yang ditentukan," tuturnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

SHARE
Share Whatsapp Share Facebook Share Twitter Share Link