Loading...

Advertisement

Akun twitter Ferdinand Diretas, Sandiaga: Saya Tidak Mau Saling Menuduh

Akun twitter Ferdinand Diretas, Sandiaga: Saya Tidak Mau Saling Menuduh
foto istimewa
Editor : Admin News — Rabu, 3 April 2019 18:42 WIB
terasjakarta.id - Cawapres Sandiaga Uno menanggapi mengenai peretasan akun Twitter Ketua Divisi Hukum dan Advokasi Partai Demokrat Ferdinand Hutahaean, @Ferdinand_Haean. Sandiaga meminta semua pihak untuk berkomitmen kampanye damai dan mewujudkan kebebasan sistem demokrasi.

"Menurut saya, kita berhenti lah, kita sudah komit kampanye damai, kampanye anti hoax, yang betul-betul menjunjung tinggi kebebasan demokrasi. Dan ini menjadi koreksi buat semua pihak, saya nggak mau saling menuduh," ucap Sandiaga kepada wartawan di Royal Kuningan Hotel, Jakarta, Rabu (3/4/2019).

Sandiaga mengatakan demokrasi itu tidak boleh digunakan untuk menyebarkan kampanye hitam. Peringatan itu juga disampaikan Sandiaga untuk BPN Prabowo-Sandiaga.

"Jadi, marilah kita junjung tinggi, demokrasi yang jujur, adil. Demokrasi yang tidak mencederai, demokrasi yang tidak saling meng-hack, dan tidak menggunakan black campaign. Dan ini tidak hanya untuk pihak tertentu tapi juga pihak kita," kata Sandiaga.

Twitter @Ferdinand_Haean sempat membuat geger karena menampilkan foto-foto tak senonoh. Selain itu, akun itu menuding Partai Gerindra akan membuat hancur Indonesia. Dituliskan juga nama Waketum Gerindra Arief Poyuono dalam kicauan tersebut.

"Partai @gerindra, Arief Poyuono @bumnbersatu pny agenda hancurkan Indonesia. Prtemuan Arief dgn keduanya di Hotel Dharmawangsa, Jakarta pd 21 Maret 2019. Mrka niat bkin rusuh di Indonesia. Barbara Kappel antek Uni Eropa penghancur sawit Indonesia," tulis @Ferdinand_Haean, seperti dilihat detikcom, Selasa (2/4/2019

Sebagai tidak lanjut, Ferdinand telah datang ke Bareskrim untuk melaporkan peretasan akunnya. Ferdinand juga memastikan video yang menampilkan foto-foto tak senonoh adalah editan.

Sandiaga ferdinand Twitter

Loading...

Related Post