Advertisement

Cak Nun: Kalau Presidennya Punya Aura Pawang, Indonesia Damai

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Trying to get property of non-object

Filename: article/article_view.php

Line Number: 31

Backtrace:

File: /home/admin/public_html/terasjakarta.id/cszcms/modules/plugin/views/article/article_view.php
Line: 31
Function: _error_handler

File: /home/admin/public_html/terasjakarta.id/cszcms/third_party/MX/Loader.php
Line: 357
Function: include

File: /home/admin/public_html/terasjakarta.id/cszcms/third_party/MX/Loader.php
Line: 300
Function: _ci_load

File: /home/admin/public_html/terasjakarta.id/cszcms/libraries/Template.php
Line: 119
Function: view

File: /home/admin/public_html/terasjakarta.id/cszcms/libraries/Template.php
Line: 96
Function: load

File: /home/admin/public_html/terasjakarta.id/cszcms/modules/plugin/controllers/Article.php
Line: 309
Function: loadSub

File: /home/admin/public_html/terasjakarta.id/index.php
Line: 338
Function: require_once



Powered by CSZ CMS | Open Source Content Management with responsive
3 4 19 News
Cak Nun: Kalau Presidennya Punya Aura Pawang, Indonesia Damai

foto istimewa

terasjakarta.id - Budayawan Emha Ainun Nadjib (Cak Nun) mengatakan Indonesia membutuhkan sosok pemimpin yang memiliki aura seorang pawang. Menurutnya, Indonesia damai jika presidennya punya aura pawang.

"Kalau presidennya punya aura pawang, Indonesia damai," kata Cak Nun di Semarang, seperti dilansir Antara, Rabu (3/4/2019).

Cak Nun mencontohkan seorang pawang Harimau atau pawang hujan. Menurut dia, pawang menjadi seseorang yang hebat bukan karena kesaktiannya.

Bangsa Indonesia, lanjut dia, sangat mendesak untuk memiliki kepemimpinan nasional yang benar-benar memahami kebutuhan sejarah negeri ini. "Bukan yang sekadar memenuhi selera darurat rakyat dan survivalisme warga negara," katanya.

Dia menambahkan Indonesia membutuhkan pemimpin yang benar-benar memiliki kelengkapan ilmu, kewibawaan, kebijaksanaan, serta yang terasa jelas oleh semua orang dialektikanya dengan Tuhan Yang Maha Esa.

Dia menilai tahun 2019-2024 mungkin merupakan peluang terakhir bagi Indonesia untuk melakukan transisi, transformasi, dan perubahan-perubahan mendasar.

Cak Nun sendiri telah menyusun 11 pertanyaan sederhana yang ditujukan bagi para calon presiden dan wakil presiden yang akan bertarung dalam Pemilu 2019.

Related Post

    Article not found!

Comment