Loading...

Advertisement

PKS Pasrah Pemilihan Wagub DKI Usai Pemilu

PKS Pasrah Pemilihan Wagub DKI Usai Pemilu
foto terasjakarta.id
Editor : Potan News — Kamis, 4 April 2019 12:16 WIB
terasjakarta.id
Terpilihnya Wakil Gubernur DKI dalam waktu dekat tampaknya akan sulit terwujud. Pasalnya segala sesuatu yang mendukung digelarnya sidang paripurna untuk memilih saat ini sulit terlaksana.

Berbagai hambatan timbul menjelang pelaksanaan pilpres dan pilleg seperti sekarang. Anggota dewan sibuk dilapangan untuk berkampanye.

Melihat hal itu, Ketua Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) DPRD DKI Jakarta Abdurrahman Suhaimi mengaku pasrah proses pemilihan calon wakil gubernur DKI baru bisa dimulai setelah pemilu. 

"Kecenderungannya ke situ, ya (setelah pemilu)," ujar Suhaimi, saat dihubungi terasjakarta, Kamis (4/4).

"Saat ini semua anggota dewan sibuk berkampanye agar bisa terpilih lagi. Apalagi, waktu pemilihan semakin dekat, yakni 17 April 2019," tambahnya.

Hal sama juga diungkapkan ketua DPRD DKI Jakarta Prasetio Edi, menurutnya semua anggota dewan sibuk kampanye. Kemungkinan pemilihan dilakukan usai pemili 17 April.

"Enggak mungkin buat mereka. Berat turun lapangan masuk lagi ke sini. Ini setelah tanggal 17 kali," kata Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetio Edi Marsudi di Gedung DPRD DKI Jakarta, Senin (1/4).

Namun demikian, Pras memastikan proses pemilihan cawagub masih berjalan. DPRD DKI Jakarta telah bersepakat untuk membentuk panitia khusus (pansus) pemilihan wakil gubernur yang bertugas untuk membuat tata tertib (tatib) dan membentuk panitia pemilihan (panlih).






PKS Pasrah Pemilihan Wagub DKI Usai Pemilu

Loading...

Related Post