Romahurmuziy Sakit, Penahanannya Dibantarkan ke RS Polri

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Trying to get property of non-object

Filename: article/article_view.php

Line Number: 13

Backtrace:

File: /home/admin/public_html/terasjakarta.id/cszcms/modules/plugin/views/article/article_view.php
Line: 13
Function: _error_handler

File: /home/admin/public_html/terasjakarta.id/cszcms/third_party/MX/Loader.php
Line: 357
Function: include

File: /home/admin/public_html/terasjakarta.id/cszcms/third_party/MX/Loader.php
Line: 300
Function: _ci_load

File: /home/admin/public_html/terasjakarta.id/cszcms/libraries/Template.php
Line: 119
Function: view

File: /home/admin/public_html/terasjakarta.id/cszcms/libraries/Template.php
Line: 96
Function: load

File: /home/admin/public_html/terasjakarta.id/cszcms/modules/plugin/controllers/Article.php
Line: 278
Function: loadSub

File: /home/admin/public_html/terasjakarta.id/index.php
Line: 338
Function: require_once



Powered by CSZ CMS | Open Source Content Management with responsive
4 4 19 News
Romahurmuziy Sakit, Penahanannya Dibantarkan ke RS Polri

foto istimewa

terasjakarta.id - Mantan Ketua Umum PPP Romahurmuziy alias Rommy dikabarkan tengah sakit. Rommy yang saat ini berstatus tersangka kasus dugaan suap jual-beli jabatan di Kementerian Agama (Kemenag) itu pun dibantarkan penahanannya ke RS Polri.

"Yang bersangkutan (Rommy) sedang dalam proses pembantaran di RS Polri dari tanggal 2 April 2019," kata Kabiro Humas KPK Febri Diansyah kepada wartawan, Kamis (4/4/2019).

Febri tidak menjelaskan lebih detail tentang sakit yang diderita Rommy. Namun kondisi Rommy disebut Febri mengharuskannya menjalani rawat inap.

"Karena sakit dan membutuhkan rawat inap di luar KPK, sehingga yang bersangkutan dibantarkan. Selama pembantaran tersebut tidak dihitung masa penahanan," ucap Febri.

Rommy sebelumnya ditetapkan KPK sebagai tersangka karena diduga menerima suap. Selain Rommy, KPK juga menetapkan Kepala Kantor Kemenag Gresik Muhammad Muafaq Wirahadi dan Kepala Kanwil Kemenag Jatim Haris Hasanuddin sebagai tersangka pemberi suap.

Muafaq dan Haris diduga memberi suap senilai total Rp 300 juta ke Rommy. Suap itu, disebut KPK, diberikan agar Rommy membantu proses seleksi jabatan keduanya.

KPK juga menduga Rommy bekerja sama dengan pihak internal Kemenag untuk membantu proses seleksi Haris dan Muafaq. Sebab, Rommy tak punya kewenangan langsung untuk pada proses seleksi di Kemenag.

Sebelum ini, Rommy juga sempat mengeluh sakit hingga pemeriksaannya ditunda. Namun, saat itu dia tak sampai dirawat di rumah sakit.

Related Post

Comment