Loading...

Advertisement

3 Kapolsek Diperiksa Bawaslu terkait Dugaan Ketidaknetralan Polri

3 Kapolsek Diperiksa Bawaslu terkait Dugaan Ketidaknetralan Polri
Editor : Admin News — Jumat, 5 April 2019 08:30 WIB
terasjakarta.id


Tiga kepala kepolisian sektor (Kapolsek) di Kabupaten Garut, Jawa Barat, ikut dipanggil dan diperiksa Bawaslu Garut, Kamis (4/4/2019). 

Pemeriksaan itu terkait pernyataan mantan Kapolsek Pasirwangi AKP Sulman Aziz yang menuduh pimpinan Polres Garut tidak netral dalam Pilpres 2019. Ketiga kapolsek itu yakni, Garut Kota, Karangpawitan dan Kadungora. 

Komisioner Bawaslu Garut, Asep Nurjaman mengatakan, pemanggilan terhadap tiga kapolsek itu untuk melengkapi data dari pernyataan mantan Kapolsek Pasirwangi yang menuduh Kepala Polres Garut menginstruksikan para kapolsek untuk mendukung pemenangan calon presiden nomor urut 01.

Tiga pimpinan polisi di tingkat kecamatan itu, kata dia, cukup untuk menambah data keterangan terkait tuduhan mengerahkan kapolsek untuk memenangkan pasangan calon tertentu di Garut.

“Memeriksa kapolsek itu karena dia saat hadir pada rapat itu ingin memastikan. Sementara cukup empat orang (kapolsek)," katanya.

Asep menjelsakan, pemeriksaan mantan Kapolsek Pasirwangi maupun kapolsek lainnya itu belum dapat disampaikan kepada publik, karena masih ada tahapan berikutnya yang harus ditempuh Bawaslu Garut. “Keterangan itu belum bisa kami sampaikan kalau kami belum memplenokannya," katanya.

Asep menegaskan, sesuai prosedur hasil dari pemeriksaan itu akan dirapat plenokan terlebih dahulu, kemudian dibahas bersama sampai ada ketetapan dan kejelasan hukumnya. "Mudah-mudahan minggu depan sudah ada status hukumnya," katanya.

Diaa mengungkapkan, selama pemeriksaan kapolsek, Bawaslu Garut tidak merasa ada intervensi dari pihak kepolisian yang hadir dalam ruang pemeriksaan itu.

Bawaslu Garut, kata dia, bekerja secara profesional sesuai undang-undang yang berlaku dan mengedepankan integritas dalam menelusuri kasus tuduhan tentang Polri yang tidak netral.

"Sampai ini tidak ada intervensi, polisi yang hadir hanya pendampingan, mereka saat klarifikasi tak diperkenankan memberikan tanggapan, mereka hanya mendampingi," katanya.

Bawaslu Garut sebelumnya memeriksa mantan Kapolsek Pasirwangi untuk mengklarifikasi pernyataannya di media massa, Jakarta, Minggu (31/3/2019) terkait Kapolres Garut tidak netral, namun akhirnya pernyataan itu dicabut oleh bersangkutan di Polda Jabar, Senin (1/4/2019).

Meskipun sudah dicabut pernyataannya itu, Bawaslu Garut tetap memeriksa perwira menengah itu untuk memintai penjelasan pernyataannya, termasuk alasan mencabut pernyataannya itu.

Kapolsek garut Polri

Loading...

Related Post