Advertisement

Polisi Kejar Dua Terduga Pelaku Mutilasi Guru Honorer Kediri

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Trying to get property of non-object

Filename: article/article_view.php

Line Number: 31

Backtrace:

File: /home/admin/public_html/terasjakarta.id/cszcms/modules/plugin/views/article/article_view.php
Line: 31
Function: _error_handler

File: /home/admin/public_html/terasjakarta.id/cszcms/third_party/MX/Loader.php
Line: 357
Function: include

File: /home/admin/public_html/terasjakarta.id/cszcms/third_party/MX/Loader.php
Line: 300
Function: _ci_load

File: /home/admin/public_html/terasjakarta.id/cszcms/libraries/Template.php
Line: 119
Function: view

File: /home/admin/public_html/terasjakarta.id/cszcms/libraries/Template.php
Line: 96
Function: load

File: /home/admin/public_html/terasjakarta.id/cszcms/modules/plugin/controllers/Article.php
Line: 309
Function: loadSub

File: /home/admin/public_html/terasjakarta.id/index.php
Line: 338
Function: require_once



Powered by CSZ CMS | Open Source Content Management with responsive
6 4 19 News
Polisi Kejar Dua Terduga Pelaku Mutilasi Guru Honorer Kediri

terasjakarta.id


Polda Jawa Timur (Jatim) kini tengah mengejar dua orang, yang diduga pelaku pembunuhan dan mutilasi guru honorer asal Kediri, Budi Hartanto (28), di Blitar, Jawa Timur. 

Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Frans Barung Mangera mengatakan, saat ini pengejaran itu dilakukan oleh tim Jatanras Ditreskrimum Polda Jatim dan personel Polres Kediri. 

"Ada perkembangan pengungkapan kasus ini tentang perburuan dua orang," ujar Barung saat ditemui di Mapolda Jatim, Surabaya, Sabtu (6/4).

Namun, Barung enggan merinci siapa saja identitas kedua terduga pelaku tersebut. Menurutnya hal itu urung diungkap lantaran dikhawatirkan akan mengganggu jalannya pengejaran. 

"Nanti kalau sudah dilakukan penangkapan oleh Direktorat Kriminal Umum (Ditreskrimum) baru akan kami sampaikan, soal identitasnya," kata dia.

Polda Jatim hanya bisa memastikan orang tersebut adalah warga Kediri, yang diketahui usai polisi menggali dan mendapatkan petunjuk kuat soal adanya indikasi motif hubungan pribadi, dan asmara, dalam kasus pembunuhan ini. 

Hal itu, kata Barung berdasarkan pemeriksaan 16 orang saksi yang diperiksa di Polres Kediri dan Polres Blitar, sebelumnya. Serta hasil uji forensik terhadap alur komunikasi korban sebelum ditemukan dalam kondisi tewas.

Tak hanya, itu Barung juga mengatakan kedua terduga pelaku kini diindikasikan masih berada di sekitar wilayah Kediri. Hal itu diketahui dari tracking ponsel korban yang saat ini diketahui dibawa oleh salah seorang pelaku. 

"Yang jelas kami menggunakan IT kepolisian. Kita melihat HP korban di suatu tempat, di jam 04.00 WIB dini hari di wilayah Kediri, itu on terakhir," kata dia.

Sebelumnya, Warga Blitar digegerkan dengan temuan mayat di dalam koper di tepi sungai lahar, tepatnya di bawah jembatan Desa Karanggondang, Kabupaten Blitar, Rabu (3/4).

Jasad mayat dalam koper itu pertama kali ditemukan oleh warga bernama Imam. Ia awalnya hendak mencari rumput di tepi sungai dan melihat ada koper tergeletak begitu saja. Imam kaget seketika saat mendapati kaki manusia terlihat menyempil ke luar dari dalam koper. 

Related Post

Comment