Hindari Kesalahan Paling Umum saat Berolahraga

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Trying to get property of non-object

Filename: article/article_view.php

Line Number: 13

Backtrace:

File: /home/admin/public_html/terasjakarta.id/cszcms/modules/plugin/views/article/article_view.php
Line: 13
Function: _error_handler

File: /home/admin/public_html/terasjakarta.id/cszcms/third_party/MX/Loader.php
Line: 357
Function: include

File: /home/admin/public_html/terasjakarta.id/cszcms/third_party/MX/Loader.php
Line: 300
Function: _ci_load

File: /home/admin/public_html/terasjakarta.id/cszcms/libraries/Template.php
Line: 119
Function: view

File: /home/admin/public_html/terasjakarta.id/cszcms/libraries/Template.php
Line: 96
Function: load

File: /home/admin/public_html/terasjakarta.id/cszcms/modules/plugin/controllers/Article.php
Line: 278
Function: loadSub

File: /home/admin/public_html/terasjakarta.id/index.php
Line: 338
Function: require_once



Powered by CSZ CMS | Open Source Content Management with responsive
7 4 19 Wow
Hindari Kesalahan Paling Umum saat Berolahraga

terasjakarta.id


Kesalahan yang dilakukan saat berolahraga dapat berujung pada penyakit kronis. Laporan terbaru dari Departemen Kesehatan Amerika Serikat menyatakan tujuh dari sepuluh penyakit kronis paling umum dipengaruhi oleh aktivitas fisik secara teratur.

Agar olahraga tak jadi sia-sia dan tubuh mendapatkan manfaat yang seharusnya, hindari beberapa kesalahan yang paling umum berikut ini.

1. Tidak maksimal
Olahraga harus dilakukan dengan intensitas tertentu. Setiap orang disarankan untuk berolahraga dengan intensitas sedang hingga tinggi. Sering kali orang berolahraga namun tidak mencapai intensitas ini.
Tingkat intensitas setiap orang bervariasi berdasarkan tingkat kebugaran. Namun, pada umumnya seseorang yang sedang latihan aerobik pada intensitas sedang ditandai dengan dapat berbicara tapi tidak dapat bernyanyi. Pada intensitas tinggi, seseorang hanya dapat mengatakan beberapa kata karena terengah-engah.

Penguatan otot juga harus dilakukan secara berulang sampai sulit untuk melakukan pengulangan berikutnya. American College of Sports Medicine menyarankan satu set yang berisi delapan kali kekuatan otot dapat diulang hingga 12 kali.

Selain itu, olahraga juga mesti terus berkembang jika sudah mencapai intensitas, jenis, atau durasi yang direkomendasikan.

2. Latihan terlalu spesifik
Memiliki lingkup latihan yang terlalu sempit atau hanya terpaku pada satu olahraga saja merupakan kesalahan yang banyak dijumpai. Olahraga yang terlalu spesifik ini menyebabkan beragam masalah yang muncul akibat gerakan berulang dan mengarah pada peningkatan cedera.

Oleh karena itu penting untuk menggabungkan latihan kekuatan dengan keseimbangan dan fleksibilitas. Hal ini berguna untuk membangun atau mempertahankan kesehatan otot, tendon, dan sendi serta meminimalkan risiko cedera.

Penting pula untuk menyeimbangkan latihan pada semua otot seperti dada dan punggung, bisep dan trisep, paha belakang serta paha depan untuk menghindari rasa sakit dan menyebabkan cedera.

3. Terlalu memaksa
Berolahraga terlalu banyak dan terlalu cepat juga tak baik untuk tubuh. Hal ini merupakan penyebab utama dari nyeri otot dan cedera. Sering kali olahraga yang berlebihan ini muncul akibat tujuan dan jadwal yang tidak realistis.

Sebaiknya, mulailah dari aktivitas intensitas sedang lalu meningkat dengan perlahan. Perlu waktu berminggu-minggu hingga berbulan-bulan untuk membangun fondasi kardiorespirasi dan otot, sendi, serta tendon yang solid.

Related Post

Comment