Menteri Susi Malu Indonesia Penyumbang Sampah Plastik Terbesar Nomor Dua di Dunia

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Trying to get property of non-object

Filename: article/article_view.php

Line Number: 13

Backtrace:

File: /home/admin/public_html/terasjakarta.id/cszcms/modules/plugin/views/article/article_view.php
Line: 13
Function: _error_handler

File: /home/admin/public_html/terasjakarta.id/cszcms/third_party/MX/Loader.php
Line: 357
Function: include

File: /home/admin/public_html/terasjakarta.id/cszcms/third_party/MX/Loader.php
Line: 300
Function: _ci_load

File: /home/admin/public_html/terasjakarta.id/cszcms/libraries/Template.php
Line: 119
Function: view

File: /home/admin/public_html/terasjakarta.id/cszcms/libraries/Template.php
Line: 96
Function: load

File: /home/admin/public_html/terasjakarta.id/cszcms/modules/plugin/controllers/Article.php
Line: 278
Function: loadSub

File: /home/admin/public_html/terasjakarta.id/index.php
Line: 338
Function: require_once



Powered by CSZ CMS | Open Source Content Management with responsive
9 4 19 Wow
Menteri Susi Malu Indonesia Penyumbang Sampah Plastik Terbesar Nomor Dua di Dunia

terasjakarta.id


Indonesia masuk daftar penyumbang sampah plastik terbesar di dunia. Nomor dua setelah China. Predikat sebagai penyumbang sampah plastik terbanyak membuat malu Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP), Susi Pudjiastuti.

Menteri Susi menekankan, untuk mengatasi persoalan sampah plastik dibutuhkan peran dari seluruh masyarakat. Kesadaran masing-masing individu menjadi faktor penting dalam upaya mengurangi sampah plastik.

"Indonesia penyumbang sampah plastik terbesar ke dua di dunia. Malu banget punya label begitu. Mulai sekarang kurangi sampah plastik. Mohon kurangi dari diri kita sendiri," kata Menteri Susi saat ditemui di Universitas Sahid Jakarta, Selasa (9/4).

Dia meminta masyarakat beralih dan meninggalkan kantong plastik. Diganti dengan kantong yang terbuat dari bahan lain.

"Pasti sekarang ada kresek di tas masing-masing minimal 1. Ibu-ibu belanja 10 kresek. Mohon kurangi dari diri kita sendiri. Pakai tas anyam, kantong kain. Lebih artistik," katanya.

Indonesia dapat mencontoh negara lain di kawasan Afrika yang telah lebih dulu melarang penggunaan kantong plastik.

"Kenya saja Negara Afrika terbelakang mereka lebih duluan plastik tidak boleh pakai. Jakarta mau mulai tapi tidak berani takut diprotes produsen plastik. Demi terjaganya lingkungan kita," ucapnya.

Sebelumnya, sebanyak 40.000 toko ritel yang tergabung dalam Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) menjadikan kantong plastik belanja sebagai barang dagangan. Harga yang dikenakan mulai dari Rp 200 per lembar. Ini dilakukan sebagai upaya untuk mengurangi penggunaan plastik.

Related Post

Comment