Di Turki, Honda Juga Tutup Pabrik

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Trying to get property of non-object

Filename: article/article_view.php

Line Number: 13

Backtrace:

File: /home/admin/public_html/terasjakarta.id/cszcms/modules/plugin/views/article/article_view.php
Line: 13
Function: _error_handler

File: /home/admin/public_html/terasjakarta.id/cszcms/third_party/MX/Loader.php
Line: 357
Function: include

File: /home/admin/public_html/terasjakarta.id/cszcms/third_party/MX/Loader.php
Line: 300
Function: _ci_load

File: /home/admin/public_html/terasjakarta.id/cszcms/libraries/Template.php
Line: 119
Function: view

File: /home/admin/public_html/terasjakarta.id/cszcms/libraries/Template.php
Line: 96
Function: load

File: /home/admin/public_html/terasjakarta.id/cszcms/modules/plugin/controllers/Article.php
Line: 278
Function: loadSub

File: /home/admin/public_html/terasjakarta.id/index.php
Line: 338
Function: require_once



Powered by CSZ CMS | Open Source Content Management with responsive
9 4 19 Biz Up
Di Turki, Honda Juga Tutup Pabrik

foto istimewa

terasjakarta.id - Setelah mengabarkan akan menutup pabrik perakitannya di Inggris, Honda juga berencana untuk menghentikan produksi kendaraan di Turki pada tahun 2021 mendatang. Dengan begitu, perusahaan tidak akan lagi memproduksi kendaraan konvensional berlogo H di Eropa setelah periode tersebut.

Hal ini dilakukan Honda guna memfokuskan langkahnya untuk segera beralih ke kendaraan listrik. Bermula ditutupnya pabrik perakitan di Swindon, Inggris, yang memproduksi Honda Civic, Jazz, CR-V, sampai Type R Civic untuk pasar Eropa, kini salah satu pabrik perakitan terbesar Honda di benua biru tersebut juga bakal ditutup yakni di Turki.

Dilaporkan dari Reuters, Turki memiliki potensi untuk jadi pemasok produksi dan komponen kendaraan merek Honda yang besar. Dimana, Turki bisa memproduksi 38.000 unit kendaraan tiap tahunnya.

"Restrukturisasi ini terjadi ketika Honda mempercepat komitmennya pada mobil listrik, sebagai respons terhadap perubahan yang belum pernah terjadi sebelumnya dalam industri otomotif global. Tantangan elektrifikasi yang signifikan dan besar membuat Honda merevisi operasi manufaktur globalnya, dan memfokuskan aktivitas di wilayah yang dimana diharapkan volume produksinya bisa tinggi," kata Honda.

"Melihat perubahan besar ini, sangat penting bagi kami untuk melakukan percepatan strategi mempersiapkan era elektrifikasi kendaraan sehingga kami lakukan restrukturisasi operasi global kami. Akibatnya, kami harus mengambil keputusan yang sulit demi mempersiapkan jaringan manufaktur kami untuk masa depan. Ya, kami sangat menyesalkan betapa tidak enaknya pengumuman hari ini untuk orang-orang kami," lanjut Presiden Honda Motor Eropa, Katsushi Inoue.

Lantas bagaimana bila ada yang berminat dengan mobil Honda konvensional pada periode tersebut? Pihak Honda Eropa memutuskan untuk melakukan impor.

Related Post

Comment