Loading...

Advertisement

Komisi E Pertanyakan Dana Makanan Tambahan Siswa

Komisi E Pertanyakan Dana Makanan Tambahan Siswa
foto istimewa
Editor : Potan News — Jumat, 12 April 2019 16:46 WIB
terasjakarta.id


Komisi E DPRD DKI Jakarta menilai dana sebesar Rp 324 Miliar yang diberikan kepada komite sekolah untuk biaya makanan tambahaan sekolah di DKI Jakarta rawan penyalahgunaan.

Anggota Komisi E Sereida Tambunan mengatakan komite sekolah tidak memiliki legalitas untuk mengelola dana tersebut. Dia lantas mempertanyakan pertanggung jawaban penggunaan dana ini kepada Disdik DKI Ratiyono.

Lagi pula kata Sereida selama ini tidak ada pembahasan di komisi E yang memberikan kewenangan kepada komite sekolah untuk mengelola dana itu.

"Kami tidak pernah membahas itu di komisi E mengenai ada dana makanan tambahan yang akan dikelola oleh komite sekolah.Ini peringatan untuk dinas pendidiakan. Komite sekolah itukan tidak ada legalitasnya. dan itukan hanya perkumpulan orang tua murid," kata Serida, Jumat (12/4).

Soal dana makanan tambahan lanjut Serida semuanya telah diatur di dalam Kartu Jakarta Pintar (KJP) sehingga bila orang tua wali ingin membeli makanan tambahan untuk anaknya, mereka tinggal menggunakan kartu tersebut. 

Politikus PDIP ini merasa heran dengan kebijakan yang memberikan dana miliaran rupiah ini kepada komite sekolah.

"Ini pertanggung jawabannya kesiapa? kita bukan tidak sepakat dengan gizi dan protein anak. Tetapi ini sudah ada dana KJP jadi duitnya itu dimasukan saja ke JKP," katanya.

Bila dirasa dana didalam KJP tak mencukupi, kata Serida maka Disdik DKI tinggal menambahkan saja dana itu kedalam KJP. Bukan memberikan dana untuk dikelola oleh komite sekolah.

"Karena ini mengunakan APBD lebih baik dana untuk belanja (dana KJP) ditambahkan karena di dalam KJP itukan sudah ada membeli daging sapi yang harganya Rp 100 ribu bisa harganya 65 ribu. Daging ayam harga Rp 35 ribu bisa jadi Rp 8 ribu. Disitu aja yang ditambahkan. biar mereka bisa beli susu bisa beli apa," tegasnya.

Adapun Jumlah sekolah disetiap kota adminstrasi yang mendatkan bantuan dana makan tambahan ini yakni: 

Jakarta Pusat 1: 19 Sekolah dengan total bantuan mencapai Rp 13.991.354.200

Jakarta Pusat 2: 33 Sekolah dengan total bantuan mencapai, Rp 20.678.249.800

Jakarta Utara 1: 26 Sekolah, total bantuan, Rp 22.999.554.200

Jakarta Utara 2: 28 Sekolah dengan total bantuan Rp 29.507.870.700

Jakarta Barat 1: 99 Sekolah dengan total bantuan mencapai Rp 80.583.495.300

Jakarta Barat 2: 35 Sekolah. Total bantuan mencapai Rp 28.631.988.000

Jakarta Timur : 61 Selah dengan total bantuan mencapai Rp 53.348.803.200

Sedangkan kepulaan Seribu hanya 3 sekolah dengan nominal bantuan Rp 1.340.123.400.

Komisi E Pertanyakan Dana Makanan Tambahan Siswa

Loading...

Related Post