Suzuki Tarik 2 Juta Unit Mobil Karena Pemeriksaan Internal Lemah

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Trying to get property of non-object

Filename: article/article_view.php

Line Number: 13

Backtrace:

File: /home/admin/public_html/terasjakarta.id/cszcms/modules/plugin/views/article/article_view.php
Line: 13
Function: _error_handler

File: /home/admin/public_html/terasjakarta.id/cszcms/third_party/MX/Loader.php
Line: 357
Function: include

File: /home/admin/public_html/terasjakarta.id/cszcms/third_party/MX/Loader.php
Line: 300
Function: _ci_load

File: /home/admin/public_html/terasjakarta.id/cszcms/libraries/Template.php
Line: 119
Function: view

File: /home/admin/public_html/terasjakarta.id/cszcms/libraries/Template.php
Line: 96
Function: load

File: /home/admin/public_html/terasjakarta.id/cszcms/modules/plugin/controllers/Article.php
Line: 278
Function: loadSub

File: /home/admin/public_html/terasjakarta.id/index.php
Line: 338
Function: require_once



Powered by CSZ CMS | Open Source Content Management with responsive
19 4 19 Wow
Suzuki Tarik 2 Juta Unit Mobil Karena Pemeriksaan Internal Lemah

terasjakarta.id


Perusahaan otomotif asal Jepang, Suzuki mengumumkan melakukan penarikan kembali (recall) dua juta unit produk mereka secara global.

Penarikan ini dilakukan dengan alasan pemeriksaan akhir (quality control) yang tidak tepat dan serangkaian kesalahan lain termasuk data efisiensi bahan bakar yang salah.

Recall kali ini melibatkan kendaraan usia produksi empat tahun atau kurang yang garansinya masih berlaku. Pihak perusahaan tidak spesifik menyebutkan model mobil dan komponen yang bermasalah. Namun perusahaan wajib menarik kendaraan guna keamanan dan kenyamanan pemilik.

Pekan lalu, Suzuki mengakui bahwa internal mereka telah menemukan sejumlah masalah di pabrik-pabriknya, termasuk pemeriksaan rem yang salah, data efisiensi bahan bakar yang dipalsukan, dan staf tidak bersertifikat yang melakukan inspeksi akhir.

Penarikan itu diperkirakan akan menelan biaya perusahaan sekitar 80 miliar yen (US$ 715 juta/Rp10 triliun) dan juga mempengaruhi suku cadang yang dibuat oleh Suzuki untuk kendaraan yang diproduksi untuk Nissan, Mazda dan Mitsubishi.

Menteri Transportasi Jepang Keiichi Ishii mengatakan perusahaan membutuhkan keseriusan dalam mengatasi 'skandal' ini yang menimbulkan risiko kepatuhan perusahaan.

"Menimbulkan keraguan pada perusahaan terkait kepatuhan, dan itu sangat disesalkan," kata Ishii kepada wartawan mengutip AFP, Kamis (18/4).

Penarikan 2 juta unit juga pernah Suzuki lakukan pada 2015. Saat itu recall untuk mengganti kunci kontak atau ignition switches yang dilaporkan mengeluarkan asap dan bau menyengat.

Related Post

Comment