Advertisement

Joko Driyono Didakwa Rusak Barang Bukti Kasus Pengaturan Skor

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Trying to get property of non-object

Filename: article/article_view.php

Line Number: 31

Backtrace:

File: /home/admin/public_html/terasjakarta.id/cszcms/modules/plugin/views/article/article_view.php
Line: 31
Function: _error_handler

File: /home/admin/public_html/terasjakarta.id/cszcms/third_party/MX/Loader.php
Line: 357
Function: include

File: /home/admin/public_html/terasjakarta.id/cszcms/third_party/MX/Loader.php
Line: 300
Function: _ci_load

File: /home/admin/public_html/terasjakarta.id/cszcms/libraries/Template.php
Line: 119
Function: view

File: /home/admin/public_html/terasjakarta.id/cszcms/libraries/Template.php
Line: 96
Function: load

File: /home/admin/public_html/terasjakarta.id/cszcms/modules/plugin/controllers/Article.php
Line: 309
Function: loadSub

File: /home/admin/public_html/terasjakarta.id/index.php
Line: 338
Function: require_once



Powered by CSZ CMS | Open Source Content Management with responsive
6 5 19 News
Joko Driyono Didakwa Rusak Barang Bukti Kasus Pengaturan Skor

foto istimewa

terasjakarta.id - Mantan Plt Ketum PSSI Joko Driyono alias Jokdri didakwa merusak barang bukti dalam kasus pengaturan skor. Jokori mengambil barang bukti yang sudah dalam garis polisi.

Kasus ini bermula saat Jokdri bersama dengan saksi Muhamad Mardani Morgot alias Dani dan saksi Mus Muliadi pada tanggal 1 Februari 2019 sekitar pukul 01.00 WIB di Ruangan Kantor PT. Liga Indonesia di Gedung Rasuna Office Park (ROP) DO-07 di Jalan Taman Rasuna Timur Menteng Atas Setiabudi Kuningan, Jakarta Selatan. Ketiganya mengambil barang bukti terkait kasus yang sudah diberi garis polisi.

"Telah melakukan perbuatan mengambil barang sesuatu yaitu berupa DVR Server CCTV dan 1 (satu) unit Laptop merk HP Note Book 13 warna silver, yang sebagian atau seluruhnya dalam penguasaan penyidik Satgas Anti Mafia Bola, dengan maksud untuk dimiliki secara melawan hukum," kata jaksa penuntut umum Sigit Hendradi, dalam persidangan, di PM Jaksel, Jl Ampera Raya, Senin (6/5/2019).

Padahal ruangan kantor PT. Liga Indonesia di Gedung Rasuna Office Park (ROP) DO-07 sudah dipasang garis polisi sejak Rabu 30 Januari 2019. Kemudian keesokan harinya 31 Januari, saksi Kokoh Afiat (anak buah Jokdri) yang mengetahui ruangan kantor tersebut dipasang garis polisi langsung melaporkan ke Jokdri melalui pesan WhatsApp.

"Melaporkannya kepada terdakwa yang isinya kedatangan polisi tersebut terkait Komdis (komisi disiplin)," ujar Sigit.

Selanjutnya saksi Kokoh Afiat membalas melalui pesan WhatsApp dengan pertanyaan baiknya harus bagaimana?. Jokdri lalu meminta Kokoh Afiat untuk menghubunginya. 

Related Post

Comment