Advertisement

Pengacara Harap Sofyan Basir Tak Ditahan di Bulan Ramadhan

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Trying to get property of non-object

Filename: article/article_view.php

Line Number: 31

Backtrace:

File: /home/admin/public_html/terasjakarta.id/cszcms/modules/plugin/views/article/article_view.php
Line: 31
Function: _error_handler

File: /home/admin/public_html/terasjakarta.id/cszcms/third_party/MX/Loader.php
Line: 357
Function: include

File: /home/admin/public_html/terasjakarta.id/cszcms/third_party/MX/Loader.php
Line: 300
Function: _ci_load

File: /home/admin/public_html/terasjakarta.id/cszcms/libraries/Template.php
Line: 119
Function: view

File: /home/admin/public_html/terasjakarta.id/cszcms/libraries/Template.php
Line: 96
Function: load

File: /home/admin/public_html/terasjakarta.id/cszcms/modules/plugin/controllers/Article.php
Line: 309
Function: loadSub

File: /home/admin/public_html/terasjakarta.id/index.php
Line: 338
Function: require_once



Powered by CSZ CMS | Open Source Content Management with responsive
6 5 19 News
Pengacara Harap Sofyan Basir Tak Ditahan di Bulan Ramadhan

foto istimewa

terasjakarta.id - Pengacara Dirut PLN nonaktif Sofyan Basir, Soesilo Ariwibowo, berharap kliennya tak ditahan saat Ramadhan. Sofyan memang belum ditahan usai diperiksa sebagai tersangka hari ini.

"Harapannya saya kan ini bulan puasa, mudah-mudahan jangan (ditahan) dulu di bulan puasa. Kita juga belum tahu proses ke depannya," kata Soesilo di gedung KPK, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Senin (6/5/2019).

Soesilo juga mengatakan kliennya tak tahu menahu soal bagi-bagi fee terkait proyek PLTU Riau-1. Namun, dia tak membantah kalau Sofyan memang bertemu dengan sejumlah pihak membahas proyek PLTU Riau-1.

"Pak Setya Novanto kan saat itu Ketua DPR, Bu Eni anggota DPR, PLN juga mitra kerjanya dengan DPR, kemudian sekadar berkomunikasi lah. Yang penting bahasannya, bahasan apa. Tetap Pak Sofyan bicara PLN, tidak bicara soal fee atau yang lain," ucapnya.

Sofyan hari ini diperiksa sebagai tersangka kasus dugaan suap proyek PLTU Riau-1. Usai diperiksa, dia membantah menerima janji fee dari pengusaha Johanes B Kotjo.

"Ya memang proses hukum. Kita harus hormati. Kita harus jalankan dengan baik. KPK profesional. Nggak ada," ujarnya sambil jalan ke mobil.

Sofyan ditetapkan KPK sebagai tersangka karena diduga membantu mantan anggota DPR Eni Maulani Saragih mendapatkan suap dari pengusaha Johanes Budisutrisno Kotjo. KPK menduga Sofyan dijanjikan jatah yang sama dengan Eni dan Idrus Marham, yang lebih dulu diproses dalam kasus ini.

Dia diduga berperan aktif memerintahkan jajarannya agar kesepakatan dengan Kotjo terkait proyek PLTU Riau-1 segera direalisasikan. Sofyan pun disebut ada di berbagai pertemuan di hotel, restoran, kantor PLN, dan rumah Sofyan terkait pembahasan proyek ini.

Sofyan merupakan orang kelima yang ditetapkan KPK sebagai tersangka dalam pusaran kasus dugaan suap PLTU Riau-1. Sebelumnya, ada Eni Saragih, Johanes Kotjo, Idrus Marham, dan Samin Tan, yang telah menjadi tersangka lebih dulu.

Related Post

Comment