Advertisement

Sabtu, 13 Juli 2019 11:47 WIB

Gedung DPRD DKI Rawan Ambruk, Komisi D Bakal Panggil Dinas Perumahan

Herman —Jakarta style
Gedung DPRD DKI Rawan Ambruk, Komisi D Bakal Panggil Dinas Perumahan
terasjakarta.id
terasjakarta.id

Akses jalan masuk menuju Gedung DPRD DKI Jakarta di Jalan Kebon Sirih No 18, Jakarta Pusat, mengalami retak-retak. Padahal usia bangunan yang menelan anggaran mencapai Rp 450 miliar itu baru tujuh tahun.

Kondisi ini cukup mencemaskan, karena rawan akan terjadinya longsor. Apalagi gedung wakil rakyat itu terdapat parkiran bassement dua lantai.

Wakil Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta Pandapotan Sinaga mengaku akan melakukan pemanggilan terhadap Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman yang membawahi pembangunan Gedung DPRD DKI itu.

"Komisi D akan segera memanggil Dinas Perumahan. Karena usia gedung masih sangat muda, kenapa bisa terjadi demikian. Dinas Perumahan akan kita panggil dalam waktu dekat," kata Pandapotan, Jumat (12/7).

Tidak hanya melakukan pemanggilan pada Dinas Perumahan, kata Pandapotan, pihaknya juga akan meminta pihak-pihak kompeten untuk investigasi terhadap proses pembangunan gedung.

Menurut politikus PDIP ini, dengan anggaran Rp450 miliar, seharusnya Gedung DPRD memiliki tingkat kekuatan yang sangat mumpuni.

"Kita juga akan dorong Inspektorat melakukan investigasi terhadap bangunan Gedung DPRD. Toh bangunan masih sangat baru, belum berusia 10 tahun. Kenapa ada keretakan jalan, ini perlu dipertanyakan lebih lanjut,” ujar Pandapotan.

Secara terpisah, Sekretaris DPRD DKI Jakarta M Yuliadi mengungkapkan, keretakan yang terjadi pada jalan pintu masuk bisa disebabkan oleh beberapa faktor. Beratnya beban yang ditimbulkan dari kendaraan, atau pun pergeseran karena gempa bumi.

"Mungkin ada gempa bumi. Jadi retak," cetus Yuliadi.

Gedung DPRD DKI Rawan Ambruk Komisi D Bakal Panggil Dinas Perumahan

Loading...

Related Post


 


Comment