Loading...

Advertisement

Dewan Minta Pemprov DKI Data Wilayah Rawan Air Bersih di Ibukota

Dewan Minta Pemprov DKI Data Wilayah Rawan Air Bersih di Ibukota
istimewa
Editor : Potan Jakarta style — Kamis, 18 Juli 2019 07:50 WIB
terasjakarta.id


DPRD DKI Jakarta menyebut ada beberapa wilayah di ibukota yang rawan terhadap keberadaan air bersih.  Untuk itu Pemprov DKI didesak segera melakukan pendataan secara akurat, dan tidak perlu harus menunggu laporan dari masyarakat.

Menurut Wakil Ketua DPRD DKI Triwitjaksana, hasil pendataan segera harus diketahui,  masyarakat jangan sampai mengeluh kekurangan air bersih,  apalagi sekarang ini Jakarta sudah memasuki musim kemarau. 

“Jangan tunggu. Pemprov sudah harus memiliki data akurat wilayah yang kekeringan sehingga membutuhkan air bersih, “kata Triwitjaksana, di gedung DPRD, Rabu (17/7/2019).

Menurut pria yang biasa disapa Sani itu, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika sejak awal sudah memberikan sinyal akan afanya musim kering. 

“Jadi jangan tunggu laporan,  jemput bola,” ujarnya.

Sememtara itu,  Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah DKI Jakarta Subejo mengatakan pihaknya sudah mengantisipasi masalah tersebut. “Kita sudah antisipasi dengan persediaan ait bagi daerah yang kekerimgan,” katanya.

Subejo mengatakan,  aparat kelurahan pada daerah rawan kekurangan air diminta juga melaporkan situsinya. “Kita minta kelurahan juga aktif memantau kondisi warganya. ”

Selain itu,  kata Subejo, pihaknya juga sudah berkooordinasi dengan PDAM Jaya dalam penyediaan air bersih.

“Kalau 2015 yang lalu, ada dua kelurahan di Jakarta Barat yang sempat dikirim tangki-tangki air bersih, yakni Tegal Alur dan Kamal, tapi tahun ini belum ada laporan yang kami terima,” jelas Subejo.

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) sebelumnya menyebutkan, puncak musim kemarau di DKI Jakarta diperkirakan terjadi hingga September 2019. Kondisi ini berpotensi terjadinya kemarau ekstrem.

BMKG juga mencatat wilayah Jakarta Utara berstatus siaga kekeringan. Ada dua wilayah yang jumlah hari tanpa hujannya antara 31-60 hari atau kategori HTH (hari taanpa hujan) sangat panjang, yaitu Rawa Badak dan Rorotan.(ptn) 



Dewan Minta Pemprov DKI Data Wilayah Rawan Air Bersih di Ibukota

Loading...

Related Post