Advertisement

Jumat, 2 Agustus 2019 13:56 WIB

Gubernur Anies Ajak Warga Manfaatkan Lahan Kosong Menjadi Kebun Hidroponik

Potan —Jakarta style
Gubernur Anies Ajak Warga Manfaatkan Lahan Kosong Menjadi Kebun Hidroponik
terasjakarta.id
terasjakarta.id

Gubernur Provinsi DKI Jakarta, Anies Baswedan, mengapresiasi inisiatif Balkot Farm sebagai budi daya tanaman secara vertikal melalui hidroponik yang memanfaatkan lahan sempit di perkotaan.

Balkot Farm (Balai Kota Farm) merupakan hasil kolaborasi beberapa instansi di lingkungan Pemprov DKI Jakarta seperti Diskominfotik, DKPKP, Biro Umum, Dinas Kesehatan, dan juga Bank DKI, yang diresmikan oleh Sekretaris Daerah DKI Jakarta Saefullah.

“Alhamdulillah, kita bersyukur sekali. Sekarang ini, kita di Balaikota punya kebun. Ukurannya tidak besar, tapi insya Allah dampaknya besar. Jakarta ini, kenyataannya, kawasannya sempit untuk kegiatan pertanian perkebunan. Tapi bukan berarti kegiatan pertanian dan perkebunan dihilangkan. Saya ingin memberikan apresiasi kepada inisiatif untuk membuat kawasan ini yang asalnya kosong, sekarang jadi kebun,” ujar Gubernur Anies di Balkot Farm, Gedung Balai Kota, Jakarta Pusat pada Jumat (2/8/2019).

Gubernur Anies mengimbau kepada masyarakat Jakarta agar memanfaatkan kawasan yang masih terbuka untuk kegiatan cocok tanam secara vertikal. Apalagi, tanaman yang dibudidayakan tidak hanya membuat lingkungan menjadi lebih hijau (segar), tetapi juga berpotensi sebagai pencegah penyakit melalui tanaman herbal maupun konsumsi sayur kaya protein untuk kebutuhan pangan sehari-hari.

Sementara itu, Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik Pemprov DKI Jakarta, Atika Nur Rahmania, menyampaikan Balkot Farm dapat percontohan urban farming mulai dari tanaman-tanaman sederhana seperti sayuran, obat-obatan, dan bunga hias.

Gerakan Urban Farming nantinya akan disebarluaskan di seluruh Jakarta dengan kerja sama Karang Taruna, Tim Penggerak PKK, dan tim Pelopor Petani Kota.

“Uniknya, di Balkot Farm ini kita memberi sentuhan IT dan teknologi dengan menggunakan sensor IOT. Salah satu alasan kami menggerakkan urban farming adalah untuk mendekatkan hal ini kepada milenial. Karena pada dasarnya mereka sangat dekat dengan teknologi. Karena kita bisa melakukan pengelolaan tanaman tanpa harus ada di tempat dengan alat mobile phone. Jadi kita memulai inisiatifnya di balaikota sehingga disebut dengan Balkot Farm,” jelas Atika.

Gubernur Anies Ajak Warga Manfaatkan Lahan Kosong Menjadi Kebun Hidroponik

Loading...

Related Post


 


Comment