Loading...

Advertisement

Khawatir Santoso Melarikan Diri, Ilal Ferhard Minta Penyidik Melakukan Penahanan

Khawatir Santoso Melarikan Diri, Ilal Ferhard Minta Penyidik Melakukan Penahanan
Ilal Ferhard (ist)
Editor : Potan News — Senin, 5 Agustus 2019 23:56 WIB
terasjakarta.id

Kasus penggelapan suara pemilu legislatif 2019 yang melibatkan Ketua DPD Partai Demokrat DKI Jakarta Santoso, tampaknya akan terus bergulir dan berlanjut di meja hijau.

Setelah sebelumnya penyidik Polres Jakarta Utara menetapkan Santoso sebagai tersangka, kini giliran desakan agar Santoso dijebloskan ke dalam tahanan.

Permintaan penahanan tersangka Santoso disampaikan langsung Ilal Ferhard selaku kuasa hukum pelapor Caleg DPRD DKI Nomor Urut 1 dari Partai Demokrat H. Sulkarnain.

Menurut Ilal, selain dikuawatirkan Santoso akan melarikan diri maupun menghilangkan barang bukti, pihaknya juga melihat ada indikasi tersangka mengangap kasus itu suatu hal biasa. Hal ini terbukti Santoso sering mangkir dari panggilan polisi.

"Sebaiknya dilakukan saja penahanan. Apalagi, Santoso sering mangkir dari panggilan polisi dengan alasan kunker atau mimpin rapat di DPRD. Dan kasus Santoso ini pun sudah menjadi sorotan publik," ujar Ilal saat dihubungi terasjakarta, Senin (5/8/2019) malam.

Sementara itu, menangggapi beberapa hal terkait pemberitaan mengenai dirinya, Ketua DPD Partai Demokrat DKI Jakarta sekaligus Ketua Komisi C DPRD DKI, Santoso, mengaku dirinya belum menerima surat penetapan sebagai tersangka hingga Senin (5/8).

Melalui pesan berantai yang disampaikan Santoso, terdapat 7 poin yang pada intinya membantah pernyataan kuasa hukum pelapor bahwa dirinya ditetapkan sebagai tersangka. Namun demikian Santoso mengakui dirinya telah dilaporkan Sulkarnaen atas tuduhan pengambilan dokumen dan pencemaran nama baik.

"Bahwa sampai Hari Ini, senin, 5 Agustus 2019 belum ada surat penetapan resmi dari Polres Jakarta Utara Yang menyatakan bahwa saya, H. Santoso SH menjadi tersangka dalam kasus dugaan pencurian dokumen Pasal 372 dan penipuan Pasal 378 KUHP seperti yg dituduhkan oleh pelapor Saudara Sulkarnaen," demikian isi poin pertama surat Santoso kepada awak media.

"Bahwa betul saya dilaporkan oleh Saudara Sulkarnaen atas dua hal. Yg pertama Ke Polres Jakarta utara dg tuduhan pengambilan dokumen dan Ke Polda Metro Jaya dengan tuduhan Pencemaran nama baik. Terhadap dua dugaan kasus yg disangkakan terhadap saya itu sebegai warga negara yg baik saya akan mengikuti prosedur hukum Yang ada. Saya haqqul yakin tuduhan Yang dialamatkan kepada saya itu tidak akan terbukti, karena ini sebenarnya masalah internal dan rivalitas dalam Pemilu Legislatif yg lalu Yang secara hukum tidak ada unsur pidananya," jelas Santoso.(ptn)

Khawatir Santoso Melarikan Diri Ilal Ferhard Minta Penyidik Melakukan Penahanan

Loading...

Related Post