Advertisement

Kamis, 15 Agustus 2019 10:50 WIB

Diskusi Humanika Jakarta: Wagub DKI Harus Melibatkan DPP Partai Politik

Potan —News
Diskusi Humanika Jakarta: Wagub DKI Harus Melibatkan DPP Partai Politik
terasjakarta.id

Kursi wakil gubernur DKI Jakarta sudah kosong lebih dari satu tahun sejak ditinggal Sandiaga Uno. Berbagai persoalan belum terpilihnya wagub muncul, mulai dari penyusunan tatib hingga masalah aturan dalam rapat paripurna penyusunan.

Menurut Sekretaris Komisi A DPRD DKI Jakarta Fraksi Gerindra, Syarif, berlarutnya pemilihan wagub disebabkan sikap PKS sebagai partai pengusung yang tidak tegas.

"Saya melihat kejadian ini akibat PKS tidak berani bersikap. PKS harus harus tegas dan berani bersuara," ujar Syarif dalam diskusi yang
diselenggarakan oleh Himpunan Masyarakat Untuk Kemanusiaan dan Keadilan (HUMANIKA) Jakarta, di Teras Ngumpul, Jalan Cipinang Baru Utara, Pulogadung, Jakarta Timur, Rabu (14/8/2019).

Lebih lanjut Syarif mengungkapkan, seharusnya PKS bisa merangkul semua fraksi DPRD. Sementara Gerindra jelas Syarief, keberadaan wagub maupun tidak ada bukan jadi masalah.

Syarif menjelaskan, untuk dapat secepatnya memilih wagub, DPP partai yang ada di fraksi harus duduk bersama membahas masalah itu.

"Bagi kami di Gerindra ada tidaknya wagub bukan suatu masalah. Kita di fraksi Gerindra akan jalan terus sesuai tugas dan fungsi," ungkap Syarif.

"Kalau saran saya, sebaiknya para pengurus DPP partai di dewan sudah saatnya bersepakat, duduk satu meja dalam membahas soal wagub tersebut. Masalah ini harus diselesaikan DPP," tambahnya.

Sementara itu pengamat Jakarta, Amir Hamzah menilai, ada atau tidak ada Wagub menurutnya tidak menjadi soal karena semua kebijakan strategis terdapat pada kewenangan Gubernur.

“Namun untuk percepatan pemilihan Wagub, kalangan DPRD terutama dari Gerindra dan PKS harus menggalang koalisi dengan fraksi lainnya. Kalau hal ini tidak dilakukan, maka meskipun anggota Dewan baru periode 2019-2024 yang akan dilantik pada tanggal 26 Oktober, sikap mereka akan tetap seperti ini,” tegas Amir.

Ketua Fraksi PDIP DPRD DKI Jakarta yang sekaligus anggota Pansus Wagub DKI Gembong Warsono mendesak Gubernur Anies Baswedan turun tangan menyelesaikan perseteruan PKS dan Gerindra. Menurutnya Anies dipercaya bisa membantu memuluskan pemilihan Wagub DKI.

“Karena berlarutnya masalah ini terkait belum adanya kesepakatan antara Gerindra dan PKS,” tulis Gembong melalui Whatsapp. Gembong merupakan salah satu narsum namun berhalangan hadir pada acara tersebut karena ada rapat di gedung DPRD.

Gembong menambahkan ketika bicara di DPRD ada kebuntuan PKS dengan Gerindra,maka Anies jangan berdiam diri tapi harus bisa menjembatani. “Supaya hubungan kedua partai ini segera mencair, maka butuh bantuan dari pihak ketiga,” ujar Gembong.

Loading...

Related Post


 


Comment