Advertisement

Rabu, 21 Agustus 2019 10:35 WIB

Dinas SDA Optimis Penanganan Banjir DKI Selesai Sesuai Target

Potan —News
Dinas SDA Optimis Penanganan Banjir DKI Selesai Sesuai Target
terasjakarta.id

Pemprov DKI Jakarta akan terus menggenjot kegiatan penggalian sungai di 5 wilayah ibukota. Anggaran yang tersedia akan terus digunakan untuk menyelesaikan semua program tersebut.

Tercatat sebesar Rp.115 miliar akan dikucurkan. Dari total anggaran penanganan banjir di Ibukota, porsi terbesar akan digunakan untuk pembebasan lahan sebagai bagian dari upaya normalisasi sungai.
Pembebasan lahan tersebut, salah satunya pada 118 bidang sepanjang kali Ciliwung.

Kepala Dinas Dinas Sumber Daya Air (SDA) DKI Jakarta Juaini Yusuf mengatakan, terjadi penambahan anggaran untuk program penanganan banjir khususnya untuk normalisasi sungai sebesar Rp 50 milyar menjadi Rp 850 milyar dari sebelumnya Rp 800 milyar.

"Justru pada APBD-P 2019 tidak ada pemangkasan untuk anggaran penanganan banjir namun terjadi penambahan. Rp.850 milyar untuk sungai, dimana penetapan pertama sebesar Rp 800 milyar. Namun anggaran dibagi dua, untuk sungai Rp 800 dan waduk Rp 350 milyar," kata Juaini kepada wartawan di Gedung DPRD DKI Jakarta, Selasa (20/8/2019).

Terkait pembebasan lahan untuk normalisasi sungai Juaeni menjelaskan, ada total 118 bidang di sepanjang kali Ciliwung.

"118 bidang tersebut ada di empat kelurahan yang akan dibebaskan. Untuk pembebasan lahan tersebut dianggarkan sebesar Rp 150 milyar," ungkapnya.

Menurut Juaini, sebelum melakukan pembebasan lahan, pihaknya menginventarisir terlebih dahulu tanah yang sudah memenuhi persyaratan dari segi legalitas.

"Kita inventarisir dulu. Misalnya ada tiga lokasi, lokasi yang pertama belum memenuhi persyaratan maka kita mundurin (ke lokasi lain), tidak berpatokan pada lokasi. Jadi yang dibayar yang sudah memenuhi persyaratan baik surat dan proses administrasinya sudah komplit. Itu kita lakukan untuk mempercepat proses pembebasan lahan tersebut," ujarnya.

Untuk pembebasan lahan tersebut, kata Juaini, pihaknya menargetkan akhir bulan Desember 2019 sudah selesai. Setelah itu, program normalisasi sungai akan segera dikerjakan.

"Targetnya sampai Desember akhir tahun sudah selesai masalah pembebasan lahan. Karena kita akan menjadikan sungai bentuknya natural dan lebarnya sesuai dengan sebelumnya," imbuh dia.

Juaini menambahkan, pihaknya optimis jika seluruh program penanganan banjir bisa selesai sesuai target yang ditetapkan, serapan anggaran bisa lebih meningkat dibanding sebelumnya. "Anggarannya sudah ada, masa kita tidak mampu mengoptimalkan anggaran tersebut," pungkasnya.

Loading...

Related Post



Comment