Loading...

Advertisement

DKI Jakarta Butuh Lapangan Bola Volly Bartaraf Internasional

DKI Jakarta Butuh Lapangan Bola Volly Bartaraf Internasional
Tim voli putri DKI Jakarta dan para ofisial berpose usai memenangi Pra-PON 2020 pada babak final di GOR Bulungan, Jakarta, Sabtu (10/8/2019)
Editor : Potan Sport Style — Kamis, 19 September 2019 06:15 WIB
terasjakarta.id


Gemilangnya prestasi atlet volly DKI Jakarta, ternyata tidak diikuti dengan fasilitas lapangan bertaraf internasional. Hal itu menjadi kekuatiran para pengurus Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PBVSI) DKI Jakarta.

Melihat hal ini, Ketua PBVSI DKI Mohamad Taufik mengaku akan mendorong pembangunan venue-venue volly internasional di ibukota.

Menurut Taufik, sebagai Ibukota memiliki atlet-atlet yang berpotensi di sejumlah cabang olahraga. Salah satunya atlet bola voli baik putra maupun putri yang bisa diandalkan menghadapi kejuaraan-kejuaraan berskala internasional.

“Makanya saya akan mendorong percepatan pembangunan lapangan bola voli, baik lapangan bola voli pantai maupun lapangan bola voli indoor berskala internasional di Ibukota Jakarta. Selama ini untuk pertandingan bola voli berstandar internasional hanya mengandalkan lapangan bola voli di GOR Bulungan, Jakarta Selatan,” ujar Taufik usai rapat dengan tim PBVSI di gedung DPRD DKI Jakarta, Selasa (18/9/2019).

Taufik mengatakan, kurangnya venue berskala internasional bisa menjadi kendala dalam mengembangkan atlet-atlet di DKI. Padahal banyak potensi atlet yang bisa dilatih untuk menjadi atlet profesional.

“Di Jakarta ini atlet berpontensinya banyak. Tapi sayang venuenya belum ada. Karena itu sudah saatnya kita harus membangun venue-venue berskala internasional di Jakarta,” lanjut Taufik.

Taufik menyebutkan ada dua lokasi yang bisa dijadikan tempat pembangunan lapangan bola voli baik bola voli pantai maupun bola voli indoor. Dua lokasi tersebut yaitu Pantai Ancol dan kawasan pulau reklamasi.

“Nantinya kita akan melakukan audiensi dengan pak Gubernur dan pengembang-pengembang untuk mewujudkan hal itu (lapangan berskala internasional),” ujar ketua DPD Partai Gerindra DKI Jakarta tersebut.

Taufik menyinggung soal prestasi atlet bola voli putri DKI Jakarta yang berhasil menjadi juara Pra-PON 2020. Menurut dia, jika lapangan bola voli memadai, prestasi atlet di DKI bisa lebih baik.

“Tanpa lapangan berskala internasional saja bisa menjadi juara Pra-PON 2020 kemarin. Apalagi jika lapangan nanti sudah ada,” tandasnya.

Untuk diketahui, tim bola voli putri DKI Jakarta berhasil menjadi juara Pra-PON 2020 setelah di final mengalahkan tim Jawa Tengah di GOR Bulungan, Jakarta Selatan, Sabtu (10/8/2019) lalu.

Atlet bola volly dki juara pra pon

Loading...

Related Post