Loading...

Advertisement

DPW PKS Optimis Pemilihan Wagub DKI Selesai Sebelum Akhir Tahun

DPW PKS Optimis Pemilihan Wagub DKI Selesai Sebelum Akhir Tahun
Editor : Potan News — Senin, 23 September 2019 13:49 WIB
terasjakarta.id

Ketua Dewan Pimpinan Wilayah Partai Keadilan Sejahtera (DPW PKS) DKI Jakarta, Syakir Purnomo optimis proses pemilihan Wakil Gubernur DKI dari PKS bakal selesai dengan mulus sebelum akhir tahun 2019.

Syakir mengatakan, koleganya partai pengusung pasangan Anies Baswedan-Sandiaga Uno pada Pilkada DKI 2018, Partai Gerindra melalui Ketua Umum DPP Prabowo Subianto di hadapan Ketua Umum DPP PKS Sohibul Iman meneguhkan komitmennya bahwa kursi Wagub DKI adalah milik PKS.

Tidak ada perubahan. Surat Keputusan (SK) DPP PKS dan DPP Gerindra yang sudah ditandatangani Ketua Umum kedua partai adalah cawagub DKi pengganti Sandiaga Uno adalah dua nama Agung Yulianto dan Ahmad Syaikhu.

"Pak Ahmad Syaikhu terpilih menjadi anggota legislatif (DPR RI) Dapil Kota Bekasi, Kabupaten Bekasi, Karawang dan Purwakarta. Apakah beliau memilih mundur dari pencalonan Wagub DKI untuk fokus menjadi wakil rakyat kami kami masih menunggu dan belum tahu.

Jika beliau mundur akan ada pengganti yang kita usulkan dan di SK nya ditandatangani oleh Ketua DPP," kata Syakir.

Sementara itu, Wakil Ketua Fraksi PKS DPRD DKi Abdul Azis mengkritisi kinerja Pemprov DKI di bawah kepemimpinan tunggal Anies Baswedan kini mulai terlihat berjalan pincang.

Pasalnya, pimpinan pemerintahan provinsi DKi sebagai Ibu Kota Negara ini sudah setahun lebih hanya dijalankan oleh seorang gubernur tanpa didampingi wagub.

Menurutnya jabatan kepala daerah, apalagi Pemprov DKI harus dijalankan oleh dua orang. Tapi sejak jabatan wagub ditinggalkan oleh Sandiaga Uno pada Juli 2017 hingga kini belum terisi juga padahal pihak partai pengusung (Gerindra dan PKS) sudah lama secara resmi mengusulkan dua nama Agung Yulianto dan Ahmad Syaikhu agar salah satu kandidat dipilih oleh DPRD menduduki jabatan tersebut.

“Tapi seperti kita ketahui semua, proses pemilihan wagub tidak mudah dan berjalan alot,” ujar Syakir diamini Abdul Azis dan pengurus lainnya. Pihaknya sangat berharap agar lembaga wakil rakyat dapat segera menyelesaikan tata tertib (Tatib) DPRD yang mendorong berlangsungnya pemilihan.

“Kami akui ada pihak yang tak setuju dengan dua nama tersebut, namun Dewan Pimpinan Pusat (DPP) telah memajukan keduanya sebagai kandidat karena merupakan kader terbaik PKS yang punya kemampuan untuk mendampingi Pak Anies,” ucap Syakir kepada puluhan wartawan disela-sela acara media gathering yang dilaksanakan DPW PKS DKI dan Koordinatoriat Wartawan Balaikota/DPRD DKI di Selaras Adventure Citarik, Sukabumi, Sabtu (21/9/2019).

Syakir menambahkan bahwa Achmad Syaiku yang memenangi Pileg akan segera dilantik menjadi anggota DPR RI periode 2019-2024.

“Sampai saat ini Pak Syaiku belum mengajukan surat pengunduran diri dari kandidat wagub sehingga DPP belum berubah sikap terhadap dua nama yang kini tengah diproses di DPRD.

Namun jika Pak Syaikhu mundur, dan disetujui DPP, maka PKS akan mencari pengganti kandidat lain. Yang jelas kandidat tersebut merupakan kader PKS,” kata Syakir yang belum bersedia menyebut calon pengganti Syaikhu.

Ia yakin bahwa pemilihan Wagub DKI dari PKS akan selesai sebelum akhir tahun 2019 ini. Jika di luaran kini mulai banyak muncul spekulasi, Syakir menegaskan bahwa PKS belum memutuskan secara definitif.

Abdul Azis menambahkan kekosongan kursi wagub berkepanjangan tersebut sangat merugikan masyarakat.

“Sebenarnya bagi PKS tidak terlalu merugi melainkan masyarakat yang paling dirugikan karena pelayanan di berbagai bidang sangat terganggu,” ujar ketua DPD Jakbar yang baru pertama kali terpilih menjadi anggota DPRD DKI.

“Kondisi Pemprov DKI saat ini tidak sehat dan berjalan pincang sehingga makin sulit mewujudkan cita – cita Gubernur Anies yang ingin membangun Jakarta agar maju kotanya dan bahagia warganya,” tuturnya.

PKS Wajib dki

Loading...

Related Post