Loading...

Advertisement

Inisiator Kasus Suap Pilkada Tapteng Belum Terungkap, Jokowi Watch Minta Kasus Tersebut Dituntaskan

Inisiator Kasus Suap Pilkada Tapteng Belum Terungkap, Jokowi Watch Minta Kasus Tersebut Dituntaskan
ist
Editor : Potan News — Selasa, 24 September 2019 21:31 WIB
terasjakarta.id



Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK), Akil Mochtar dan mantan Bupati Tapanuli Tengah Bonaran Situmeang telah di vonis dalam kasus suap Pilkada Tapanuli Tengah (Tapteng) tahun 2011.

Namun belakangan kasus itu kembali menjadi sorotan publik. Mulai dari anggota Komisi III DPR, Masinton Pasaribu, masyarakat umum dan sejumlah lembaga swadaya masyarakat (LSM) juga kompak mendesak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk kembali membuka kasus suap Pilkada Tapteng.

Menanggapi hal tersebut, Direktur Eksekutif Jokowi Watch, Tigor Doris Sitorus menyebut bahwa memang sudah sewajarnya kasus suap Pilkada Tapteng tidak boleh berhenti hanya pada Akil dan Bonaran.

Tigor beralasan, Bakhtiar Ahmad Sibarani yang saat ini menjabat Bupati Tapteng diduga memiliki peran penting terjadinya kasus suap itu.

Peran Bakhtiar, menurut Tigor, adalah menjadi inisiator sekaligus menjadi penghubung antara Akil dan Bonaran.

"Dalam putusan majelis hakim yang menangani perkara itu terungkap bahwa Bakhtiar Sibarani adalah penghubung antara Bonaran dan Akil. Bonaran berbicara dengan Akil melalui telepon seluler Bakhtiar saat bertemu di Hotel Grand Menteng. Melalui Bakhtiar pula Akil meminta untuk menyiapkan uang Rp 3 miliar," kata Tigor melalui keterangan tertulisnya, Senin (23/9) malam.

Masih menurut penjelasan Tigor, setelah adanya permintaan uang dari Akil, kemudian Bakhtiar dan Bonaran di Perumahan Era Mas 2000 bersama beberapa orang lainnya menyepakati untuk memenuhi permintaan Akil melalui Bakhtiar.

Tigor mengungkapkan, seluruh pemberian uang dari Bonaran untuk menyuap Akil melalui transfer ke rekening CV Ratu Semagat tidak dilakukan Bonaran sendiri. Namun oleh perantara beberapa orang dan salah satunya Bakhtiar Sibarani.

Tigor menambahkan, bila KPK pimpinan Agus Raharjo tidak juga membuka kasus suap Pilkada Tapteng, ia percaya bahwa KPK dibawah komando Firli Buhari akan menjadikan kasus ini sebagai salah satu pekerjaan rumah yang tertunda di 30 hari pertama sejak dilantik nanti.

Akil mucthar suap tapteng

Loading...

Related Post