Loading...

Advertisement

Jumat, 27 September 2019 13:20 WIB

Diperbolehkan Pulang, Ananda Badudu Ingatkan soal Para Mahasiswa yang Butuh Pertolongan

Melati —Wow
Diperbolehkan Pulang, Ananda Badudu Ingatkan soal Para Mahasiswa yang Butuh Pertolongan
terasjakarta.id

Aktivis hak asasi manusia sekaligus musisi Ananda Badudu dibebaskan Kepolisian Polda Metro Jaya setelah ditahan sejak pukul 04.30 WIB. Polisi menahan Nanda, sapaan akrabnya, atas tudingan menggalang dana untuk unjuk rasa mahasiswa.

"Saya salah satu orang yang beruntung punya privilege tuk bisa segera dibebaskan," ujar Ananda sambil terisak di Gedung Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Jumat, 27 September 2019.

Ananda menuturkan saat masih dalam proses pemeriksaan di Gedung Resmob, dia melihat banyak mahasiswa yang juga diperiksa. Namun, pemeriksaan mahasiswa tersebut dilakukan tanpa pendampingan tak seperti dirinya.

"Mereka diproses dengan cara-cara tidak etis. Mereka butuh pertolongan lebih dari saya," kata Ananda.

Hasil gambar untuk Diperbolehkan Pulang, Ananda Badudu Menangis Lihat Mahasiswa

Wartawan mencoba meminta keterangan dari mantan personel grup musik Banda Neira, Ananda Badudu, yang didampingi pengacaranya Usman Hamid usai menjalani pemeriksaan lebih dari 5 jam di Polda Metro Jaya, Jakarta Pusat, Jumat, 27 September 2019. 

Polisi sebelumnya menjemput Ananda di kediamannya, Gedung Sarana Jaya, Tebet, Jakarta Selatan pada Jumat pukul 04.35. Penjemputan Ananda itu terekam dalam video dan tersebar di media sosial Instagram miliknya.

Pemeriksaan Ananda baru selesai dilakukan pada pukul 10.20. Saat keluar dari dalam Gedung Resmob, Ananda terlihat hanya mengenakan kaos putih lengan panjang, celana hitam, dan wajah yang tegang. Ia beberapa kali menolak pertanyaan wartawan.

Direktur Amnesty Internasional Indonesia Usman Hamid yang mendampingi pemeriksaan Ananda mengatakan Ananda telah dibebaskan oleh polisi. Saat di dalam, Usman mengatakan Ananda diperiksa sebagai saksi.

"Saya kira nanti kita lihat perkembangannya, yang pasti sekarang keterangannya masih sebatas saksi. Kami minta supaya tidak ada proses hukum lanjutan," ujar Usman.

Usman tak menjelaskan pertanyaan apa saja yang diajukan polisi kepada Ananda selama pemeriksaan di unit Resmob Polda Metro Jaya. Ananda pun memilih bungkam dan tak menjawab pertanyaan wartawan soal pemeriksaannya itu.

Saat demo mahasiswa lalu, Ananda Badudu melakukan penggalangan dana di laman Kitabisa.com. Dalam dua hari penggalangan dana, Ananda berhasil mengumpulkan dana Rp 175 juta. Dana tersebut digunakan untuk logistik pendemo, penyewaan mobil komando, dan transportasi pendemo.

(sumber;tempo.co)

demo dpr mahasiswa ananda badudu



Loading...

Related Post



Comment