Loading...

Advertisement

Sabtu, 28 September 2019 08:19 WIB

Ananda Badudu Ditangkap, Para Selebriti Ini Akankah Bernasib Sama?

Melati —Wow
Ananda Badudu Ditangkap, Para Selebriti Ini Akankah Bernasib Sama?
terasjakarta.id

Penangkapan Ananda Badudu mengingatkan pada peristiwa reformasi 1998.

Pascademo mahasiswa yang semakin masif untuk menentang kebijakan DPR dalam membuat sejumlah rancangan undang-undang, wajah demokrasi Indonesia kembali tercoreng.

Subuh tadi, mantan vokalis band Banda Neira, Ananda Badudu ditangkap oleh pihak polisi. Ia ditangkap dengan tuduhan memberi pendanaan pada aksi mahasiswa yang terjadi sepanjang pekan ini.

Ananda memang menggalang dana untuk para mahasiswa yang melakukan demonstrasi di website Kitabisa.com. Ia menggalang dana untuk tujuan teknis, seperti logistik dan pengobatan untuk mahasiswa yang cedera selama aksi berlangsung.

Dana yang digalang oleh Ananda bisa terkumpul sampai Rp175 juta, yang berasal dari lebih dari 2ribu donatur. Namun ketika Ananda menyalurkan dana tersebut ke mahasiswa, justru menjadi boomerang baginya.

"Saya dijemput polda karena mentransfer sejumlah dana pada mahasiswa," tulis Ananda di akun Twitter miliknya.

Ananda bukan satu-satunya publik figur yang memberi dukungan nyata pada aksi mahasiswa yang pekan ini ramai terjadi di beberapa daerah termasuk Jakarta. Ada beberapa publik figur lain yang juga memberi dukungan, baik yang turun langsung maupun dukungan secara moril.

Siapa sajakah mereka? Akankah mereka bernasib sama dengan Ananda Badudu?

1.Awkarin

www.popbela.com
www.popbela.com

Urusan memberi dukungan nyata pada mahasiswa yang berdemonstrasi, nama Awkarin mungkin yang paling diingat. Pada aksi mahasiswa yang digelar di depan Gedung DPR, Senayan, Jakarta pada Selasa (24/9/19), Awakrin ikut turun langsung dalam membagikan 3000 kotak nasi untuk para pendemo.

Tak hanya itu, keesokan harinya Awkarin mengajak pengikutnya di media sosial untuk ikut aksinya membersihkan sampah-sampah sisa demonstrasi.

Meski mendapat tudingan pencitraan, Awkarin tak peduli dan tetap melanjutkan aksinya.


2.Rachel Amanda

www.jpnn.com
www.jpnn.com

Lewat akun instagramnya, artis Rachel Amanda tampak berada di tengah massa yang sedang melakukan aksi. Ia sepertinya datang langsung ke lokasi aksi untuk memberi dukungan kepada para mahasiswa.

Dalam foto tersebut, Rachel Amanda menuliskan keterangan "#HidupMahasiswa,".

"Nggak banyak yang saya lakukan. Suara pun lagi habis. Menyaksikan teman-teman mahasiswa (dan almamater) berjuang dari dekat saja sudah bangga sekali," tulisnya lagi di postingan lain.


3.Ernest Prakasa

www.liputan6.com
www.liputan6.com

Ernest Prakasa termasuk salah satu publik figur yang memberikan kritikan keras pada DPR dan mendukung penuh aksi mahasiswa. Semua kritikan dan dukungan sering ia tumpahkan di akun Twitter pribadinya.

Ia juga berani menyindir Presiden Jokowi dengan mengatakan jangan manja menjadi presiden karena pekerjaannya memang berat. Hal itu merupakan respon setelah Istana Negara mengeluarkan pernyataan agar para mahasiswa memahami posisi Presiden Jokowi yang sedang sulit.

Jika RUU soal penghinaan presiden disahkan, Ernest bisa saja menjadi salah satu orang yang dipidanakan.

Tak hanya untuk Presiden Jokowi, Ernest juga menunjukkan kegeramannya untuk para anggota DPR lewat sebuah cuitan.

"Bandit-bandit DPR merasa jumawa di atas rakyat yang mengantarkan mereka ke sana. Hari ini adalah bukti bahwa kita sudah geram. Hari ini, mereka belajar untuk tunduk. #ReformasiDikorupsi #MahasiswaBergerak," tulis Ernest.


4.Joko Anwar

media.skyegrid.id
media.skyegrid.id

Sutradara Joko Anwar juga bersuara memberikan dukungan kepada aksi mahasiswa yang terjadi. Lewat cuitannya, ia mengaku bangga dengan para mahasiswa yang berani mengambil sikap.

"Mahasiswa Indonesia masih tetap penjaga demokrasi. Bangga dan salut. Respect buat mahasiswa Indonesia," tulis Joko.

5.Fiersa Besari

m.youtube.com
m.youtube.com

Penulis sekaligus musisi Fiersa Besari menunjukkan dukungannya untuk aksi mahasiswa dengan sederet kata-kata puitis. Namun tak cuma soal romantisme, kata-kata yang dibuat Fiersa menunjukkan sindiran keras untuk para penguasa.

"Berita boleh disiarkan, tapi awak media diminta menyingkir. Cerita boleh disebarkan, tapi internetnya diblokir. Jadi, yang ditakutkan itu hoax atau kemerdekaan berpikir?" tulisnya.

6.Rara Sekar

www.idntimes.com
www.idntimes.com

Sebagai sesama mantan personil band Banda Neira, Rara Sekar menunjukkan perlawanannya atas penangkapan teman dekatnya Ananda Badudu. Ia pun membuat petisi untuk membebaskan Ananda.

"Ananda tidak sendiri, apabila Ananda sendiri, mungkin tidak akan terkumpul sekitar Rp175 juta dari 2.129 donatur hanya beberapa hari setelah laman donasi diluncurkan. Sebuah hasil yang melebihi target awal yang Ananda tentukan yakni Rp50 juta. Melihat bagaimana DPR "bekerja" menyusun, membahas, hingga mengesahkan rancangan-rancangan UU bermasalah yang berpotensi merepresi masyarakat dan mengancam demokrasi di Indonesia, masyarakat menduku aksi protes mahasiswa sebab mereka mewakili suara kita," tulis Rara Sekar.

Aksi dan pernyataan keras dari para publik figur ini apakah akan membawa mereka bernasib sama dengan Ananda Badudu? Jika memang benar terjadi lagi penangkapan aktivis yang menyampaikan aspirasi mereka, maka sistem demokrasi di Indonesia harus kembali dipertanyakan.

Perjuangan aksi mahasiswa tahun 1998 silam untuk mewujudkan demokrasi lewat reformasi pemerintahan mungkin akan sia-sia. Melihat sistem negara saat ini yang menurut kacamata banyak orang tak mengalami perbaikan berarti. Pelanggaran HAM tetap terjadi, kebebasan berpikir semakin dibatasi. RIP Demokrasi.



demo dpr mahasiswa ananda badudu



Loading...

Related Post



Comment