Loading...

Advertisement

Kamis, 3 Oktober 2019 10:21 WIB

Dinilai Tak Tegas Tangani Berbagai Kasus, Kapolri Didesak Mundur

Potan —News
Dinilai Tak Tegas Tangani Berbagai Kasus, Kapolri Didesak Mundur
ist
terasjakarta.id

Ketidaktegasan Kapolri dalam menangani beberapa kasus yang terjadi di berbagai daerah bahkan menyebabkan jatuh korban, dinilai suatu kegagalan tersendiri.

Pengamat Politik dari Universitas Telkom, Dedi Kurnia Syah, menilai, idealnya Kapolri Tito Karnavian mengundurkan diri atas adanya kondisi tersebut.

Menurutnya, adanya korban tewas dalam aksi unjuk rasa di Kendari pada Kamis (26/9/2019) kemarin merupakan bentuk kegagalan kepolisian dalam menjamin keamanan warganya. 

"Semestinya mencabut Kapolda (Kapolda Sulawesi Tenggara, red) itu tidak cukup karena ini menghilangkan nyawa dari warga negara yang seharusnya tanggung jawab Kapolri. Tanggung jawab yang ideal dan rasional itu Kapolri harus mundur atau Menteri Polhukam harus mengambil tanggung jawab dengan mengundurkan diri karena ini tanggung jawabnya dan mereka gagal," katanya di Jakarta, Rabu (2/10/2019).

Dedi menambahkan, dalam kondisi apapun gerakan aksi mahasiswa itu dinaungi oleh Undang-Undang. Dan, aparat yang menghalang-halangi aksi menurutnya sama saja dengan menghalang-halangi Undang-Undang.

Maka seharusnya, kata Direktur eksekutif Indonesia Political Opinion (IPO) ini, mau tidak mau harus diusut secara tuntas. 

"Dengan kondisi apapun gerakan aksi mahasiswa itu dinaungi Undang-Undang. Mereka yang menghalang-halangi aksi, sama saja dengan menghalang-halanagi Undang-Undang maka mau tidak mau harus diusut secara tuntas," paparnya



Kapolri demi kursi syah



Loading...

Related Post



Comment