Loading...

Advertisement

Bank DKI Dibobol, Purwanto: Perlu Segera Dibentuk Pansus

Bank DKI Dibobol, Purwanto: Perlu Segera Dibentuk Pansus
Anggota Komisi A DPRD DKI Jakarta, Purwanto (ist)
Editor : Potan News — Rabu, 20 November 2019 18:34 WIB
terasjakarta.id

Peristiwa pembobolan di ATM Bersama dengan ATM Bank DKI menunjukan manajemen di Bank milik Pemprov DKI Jakarta itu buruk. Terkait kejadian tersebut DPRD DKI berencana membentuk panitia khusus (pansus) Bank DKI.

Anggota Komisi A DPRD DKI Jakarta, Purwanto mengatakan, pihaknya akan pertama mengusulkan di bentuk pansus. Nantinya pansus akan melakukan investigasi dan mencari tau persoalan yang terjadi terutama berkaitan dengan sistem perbankan.

"Saya akan usulkan agar DPRD membentuk pansus untuk menyelidiki permasalahan di Bank DKI. Pansus ini akan bekerja untuk menginvestigasi permasalahan sebenarnya, bukan hanya pembobolan tapi sistem perbankan mereka," ujar Purwanto di gedung dewan, Jakarta Pusat, Rabu (20/11).

Purwanto menilai, sistem monitoring dan keamanan di Bank DKI sangat lemah. Hal ini akan berdampak pada ketidakpercayaan nasabah untuk menyimpan uangnya di Bank DKI. Bahkan, ucapnya, warga yang sudah menjadi nasabah bank DKI pun menjadi tidak mau bertransaksi melalui bank DKI.

"Secara pribadi, saya juga mengalami hal yang sama, saldo rekening di Bank DKI selalu berkurang tanpa saya ketahui dan potongannya aneh-aneh, ada biaya administrasi, ada fee, dan lainnya. Ketika saya tanyakan ke mereka, jawabannya tidak memuaskan," kata politisi Partai Gerindra itu.

Untuk itu jelas Purwanto, pembentukan Pansus Bank DKI diharapkan menjadi solusi dalam mengevaluasi kinerja dan sistem Bank itu secara komprehensif. Dia mendorong, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) untuk menindaklanjuti kasus pembobolan ini dengan cermat.

"Ada pihak lain di internal bank DKI yang memainkan pembobolan itu secara masif. Oknum itu harus diusut tuntas. Karena kalau secara kelembagaan ini sudah diatasi oleh pimpinan, tapi pegawai di bawahnya kan memainkan peluang ini terus," jelas Purwanto.

"Apalagi setiap vendor, SKPD dan pihak lain yang terlibat dengan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta harus bertransaksi melalui Bank DKI. Perputaran uangnya besar," pungkasnya.

Bank DKI Dibobol Purwanto Segera Dibentuk Pansus

Loading...

Related Post