Loading...

Advertisement

Pergub Larangan Melintas di Jalur Sepeda Mulai Diberlakukan

Pergub Larangan  Melintas di Jalur Sepeda Mulai Diberlakukan
ist
Editor : Potan Jakarta style — Minggu, 24 November 2019 07:37 WIB
terasjakarta.id

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta resmi mengeluarkan aturan perihal jalur sepeda. Kendaraan lain yang melintas di jalur sepeda akan dikenakan sanksi berupa denda 500.000 rupiah.

Hal itu tertuang dalam Peraturan Gubernur (Pergub) DKI Jakarta Nomor 128 Tahun 2019 tentang Penetapan Jalur Sepeda. “Hari ini Pergub tersebut sudah berlaku,” kata Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Syafrin Liputo, di kawasan Senayan, Jakarta Pusat, Jumat (22/11).

Syafrin menyebutkan, sedikitnya ada enam pasal dalam aturan itu. Pada Pasal 1 Ayat 3 dijelaskan terdapat 22 ruas jalur sepeda yang tersebar di empat wilayah administrasi Jakarta, yakni Jakarta Pusat, Jakarta Timur, Jakarta Barat, dan Jakarta Selatan.

Untuk Jakarta Pusat berada di Jalan Medan Merdeka Selatan, Jalan MH Thamrin, Jalan Imam Bonjol, Jalan Pangeran Diponegoro, Jalan Salemba Raya, Jalan Proklamasi, Jalan Penataran, Jalan Kebon Sirih dann Jalan Fachrudin.

Kemudian untuk Jakarta Timur berada di Jalan Pramuka, Jalan Pemuda, Jalan Matraman Raya, Jalan Jatinegara Barat, dan Jalan Jatinegara Timur.

Sedangkan untuk wilayah Jakarta Barat berada di Jalan Cideng Barat, Jalan Cideng Timur, Jalan Kyai Caringin dan Jalan Tomang Raya. Terakhir, Jakarta Selatan berada di Jalan Jenderal Sudirman, Jalan Sisingamangaraja, Jalan Panglima Polim, Jalan RS Fatmawati Raya.

Pada Pasal 2 Ayat 1 Pergub tersebut juga dijelaskan jalur sepeda diperuntukkan bagi sepeda dan sepeda listrik. Di pasal yang sama, namun Ayat 2 dijelaskan jalur sepeda juga bisa digunakan untuk otopet (skuter dorong), hoverboard (skuter swaimbang) dan unicycle (sepeda roda satu).

Adapun UU yang dimaksud Nomor 22 tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ) dengan denda 500.000 rupiah.

“Bagi pemilik kendaraan bermotor yang diparkir di jalur sepeda juga bisa diderek dengan tarif yang berlaku secara akumulasi. Untuk mobil dikenakan tarif 500.000 rupiah per hari, sedangkan sepeda motor 250.000 rupiah per hari,” ungkapnya.



Pergub Larangan Melintas Jalur Sepeda Mulai Diberlakukan

Loading...

Related Post