Loading...

Advertisement

Gara-Gara Bedak Ketiak, Wanita Indonesia Ini Ditahan Polisi Singapura 14 Jam

Gara-Gara Bedak Ketiak, Wanita Indonesia Ini Ditahan Polisi Singapura 14 Jam
Editor : Melati News — Senin, 25 November 2019 18:38 WIB
terasjakarta.id

Niat hati ingin bersenang-senang di hari ulang tahun, remaja perempuan ini malah harus berurusan dengan pihak kepolisian. Hal ini bisa terjadi karena bedak ketiak yang ia bawa.

Ya, bedak ketiak yang ia bawa menjadi penyebab dari semua kekacauan malam hari ulang tahun. Bedak yang dia taruh di dalam stoples bekas madu tersebut dianggap sebagai narkoba. Karena perbuatannya itu, ia dan beberapa temannya mesti merasakan dinginnya lantai penjara.

Dalam akun Instagramnya @sharoniaparuntu. Dalam keterangan Instastorynya, ia menjelaskan kalau baru saja keluar dari Police Cantonment Complex di Singapura akibat bedak ketiak yang dibawanya. Ia berada di kantor polisi selama 14 jam dan hal itu mengacaukan semua rencana pesta ulang tahun.

Kejadian ini bisa terjadi karena pihak Hotel W Sentosa Singapura menduga ia membawa narkoba ke hotel, padahal itu adalah bedak ketiak yang berfungsi untuk membuat ketiak Anda wangi.

Sayangnya, pihak hotel tak bertanya sebelumnya dan memilih langsung menangkap remaja ini.

Sayangnya, pihak hotel tak bertanya sebelumnya dan memilih langsung menangkap remaja ini. Di unggahan itu dia juga mengucapkan terima kasih pada pihak hotel karena kadonya yang luar biasa tersebut.

Di sisi lain, perempuan ini juga menjelaskan kalau dia dan teman-temannya dibawa secara kasar ke kantor polisi. Tangannya diborgol dan itu adalah hal yang memalukan, karena penghuni hotel lain melihat kejadian penangkapan mereka dan berpikiran kalau mereka ini adalah pelaku kriminal.

"Mereka memenjarakan kita di ruang penjara dan kami semua tidur di lantai seperti hewan, padahal anjing saya saja mendapat tempat tidur yang lebih layak dan mendapat makan tiga kali sehari. Kami di kantor polisi cuma dikasih makan sekali," tulisnya.

Selanjutnya, remaja perempuan ini menceritakan pengalaman bagaimana pihak hotel melaporkan mereka ke polisi.

Jadi, sekitar pukul 2 pagi, dua teman perempuannya mengalami pengalaman tak mengenakan di hotel karena fasilitas yang tidak baik. Dua perempuan terjebak di dalam kamar mandi karena pintu kacanya tidak bisa dibuka dengan lancar.

Saking berusahanya, pintu kaca kamar mandi hotel tersebut hampir pecah berkeping-keping. Nah, karena takut benar-benar hancur, alhasil mereka memutuskan untuk menelepon pihak hotel untuk membuka pintu kamar mandinya.

alhasil mereka memutuskan untuk menelepon pihak hotel untuk membuka pintu kamar mandinya.

Pihak hotel pun membuka pintu kaca tersebut dan dua remaja perempuan itu pun bisa keluar dari sana. Nahasnya, petugas hotel yang membantu mengeluarkan dua remaja perempuan itu melihat adanya bedak ketiak yang dianggap sebagai narkoba. Beberapa waktu setelah itu pihak kepolisian datang dan menangkap mereka.

"Sangat disayangkan, pihak hotel tidak bertanya dulu pada kami bubuk putih apa itu yang ada di kantung plastik. Mereka juga tidak melakukan pengujian sebelumnya," keluh perempuan ini.

Sementara itu, dalam curhatan akun Facebook Stanley Paruntu dijelaskan kalau kejadian itu adalah pengalaman anak perempuannya yang bernama Sharonia Paruntu. Ia pun membenarkan kalau putrinya itu tengah merayakan ulang tahun dengan teman-temannya di Hotel W Sentosa Singapura dan ditangkap polisi.

Stanley Paruntu dijelaskan kalau kejadian itu adalah pengalaman anak perempuannya yang bernama Sharonia Paruntu

"Kasihan anakku birthday-nya di kantor polisi dipenjara! Sebab Hotel W Sentosa Singapura membuat laporan anakku pesta narkoba, padahal yang mereka curigai adalah tawas deodoran bubuk atau bedak ketiak bubuk yang ditaruh di kantung obat," paparnya.



wanita indonesia

Loading...

Related Post