Loading...

Advertisement

Adik Sandra Dewi Bongkar Soal Honor hingga Beban Jadi Manajer Kakaknya

Adik Sandra Dewi Bongkar Soal Honor hingga Beban Jadi Manajer Kakaknya
Editor : Melati Wow — Sabtu, 7 Desember 2019 09:58 WIB
terasjakarta.id

Jarang terekspos, manajer Sandra Dewi, Kartika Dewi, akhirnya buka suara tentang pengalaman menjadi manajer dari kakaknya sendiri.

Dari soal pembagian honor hingga perubahan Sandra Dewi sekarang.

Serta, beban terberat sejak dia memanajeri Sandra Dewi, Kartika ungkapkan semua dalam YouTube Briz Entertainment

1. Tidak ada pembagian honor

Sandra Dewi seringkali meminta adiknya untuk mengambil honor dari pendapatannya.

Tapi, karena Kartika merasa apa yang dia lakukan adalah sewajarnya seorang adik membantu kakaknya, ia justru merasa bersalah setiap kali harus mengambil uang hasil kerja keras sang kakak.

Sehingga, meski menjadi manajer dari artis seperti Sandra Dewi, Kartika tidak lantas memanfaatkan itu untuk mencari keuntungan.

Bahkan, diakuinya tidak ada pembagian honor antara dia dan kakaknya.

"Enggak mau, memang gue enggak mau. Harusnya memang iya (ada persenan). Tapi enggak sih, karena gue-nya yang enggak mau. Dia (Sandra) selalu nawarin," kata Kartika.

"Sebenarnya sih Sandra nawarin, 'Ka (panggilan Kartika) ambil saja'. Apa ya? Kok gue ambil duit kakak gue kayaknya aduuuh. Kejam banget gue," kata Kartika melanjutkan.

2. Dibayar dalam bentuk lain

Sandra yang tahu betul karakter adiknya sulit menerima uang, hingga akhirnya menemukan cara untuk membayar kerja keras sang adik sebagai manajer.

"Gue enggak pernah minta berapa pun dari Sandra buat semua project yang gue dapatkan dan dia dapatkan. Tapi, Sandra itu tahu banget gue siapa. Dia tahu gue ngelakuin ini karena rasa sayang ke kakak, bukan berdasar materi," tutur Kartika

Kartika menceritakan, meski tidak memotong honor Sandra, ia menerima pemberian kakaknya dalam bentuk barang ataupun uang dalam momen-momen tertentu.

"Lain kalau gue ulang tahun dikasih kado, ditransfer sekian, atau hadiah Natal, tahun baru apa, beda lagi. Sandra tahu bahwa gue bukan orang yang gampang dikasih duit, gampang ngambil duit. Jadi, dia mainnya di situ, occasion-occasion tertentu dia suka ngasih sesuatu," ucap Kartika.

3. Beban menjadi manajer kakak sendiri

Tak pernah mempermasalahkan soal pembagian honor, ternyata ada hal yang membuat Kartika belakangan ini merasa berat menjadi manajer Sandra Dewi.

Hal itu karena Sandra sudah berstatus sebagai istri dan ibu dari dua orang anak.

Banyak pekerjaan yang dulunya dia tidak harus banyak pertimbangan, sekarang harus lebih banyak menimbang.

"Knowing that Sandra is a mother now. Jadi, gue enggak bisa kayak dulu, ambil job, schedule pas, langsung jalan Sandra. Terutama luar kota yang syuting berjam-jam. (Dulu) masih bisa, enak, oke jalan pergi," ucap Kartika.

Kartika juga menceritakan sulitnya menyesuaikan waktu Sandra dengan perannya sebagai istri dan ibu dua orang anak saat ini.

"(Sekarang) luar kota enggak bisa nginep. Banyak sekali yang harus di-adjust. Harus tahu Sandra enggak single kayak dulu lagi. Sandra harus di rumah ketika suaminya pulang kantor," tutur Kartika.

4. Alasan Sandra Dewi tidak ikut manajemen artis

Membantah kalau alasan Kartika menjadi manajer Sandra adalah karena tradisi yang biasa dianut keluarga keturunan Tionghoa, Kartika menjelaskan alasan sebenarnya Sandra enggan ikut manajemen artis.

"Sering lho gue ngomong ke Sandra, 'mungkin lo saatnya pakai manajemen aja'. Namanya kita kerja, gue sendiri karier gue pasti ada sibuknya, hectic-nya. Kadang-kadang gue yang aduh ini banyak banget, gue lagi kerja nih," kata Kartika.

Tapi, ide dari Kartika itu ditolak tanpa banyak berpikir oleh Sandra Dewi.

"(Sandra bilang) 'Enggak mau, udah lo aja, I trust you because you're my sister. Lo yang harus jaga gue," tutur Kartika.

"Gue bisa resign dari perusahaan manapun gue kerja, tapi enggak mungkin gue resign dari adiknya Sandra enggak mungkin, jadi gue tetap harus ngurusin Sandra," kata Kartika melanjutkan.

Oleh karenanya, Kartika menjalankan dua pekerjaan sekaligus. Sebab, ia juga harus bertanggung jawab atas pekerjaannya sendiri.

"Tapi sebagai karyawan gue harus tanggung jawab juga dong, gue harus menyelesaikan obyektif perusahaan gue," ujar Kartika.



adik sandra dewi honor beban

Loading...

Related Post