Loading...

Advertisement

Raperda APBD 2020 Disahkan, Tirta Lunggana: Penyerapan Anggaran Harus Berjalan Lancar

Raperda APBD 2020 Disahkan, Tirta Lunggana: Penyerapan Anggaran Harus Berjalan Lancar
ist
Editor : Potan News — Kamis, 12 Desember 2019 11:49 WIB
terasjakarta.id

Gubernur Provinsi DKI Jakarta, Anies Baswedan, menerima Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi DKI Jakarta tahun anggaran 2020 yang telah disetujui oleh Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD). Penyerahan Raperda APBD Jakarta TA 2020 tersebut dilakukan dalam rapat paripurna DPRD di gedung DPRD pada Rabu (11/12) siang.


"Alhamdulillah, R-APBD yang sudah dibahas cukup intensif dan pembahasannya banyak menarik perhatian masyarakat telah tuntas. Kami mengapresiasi semua yang telah bekerja. Dan semua masukan dan catatan menjadi perhatian bagi kita. InsyaAllah nanti sesegera mungkin kita bisa melaksanakan. Bahkan sebagian dari program-program itu sudah bisa kita lakukan percepatan sebelum awal tahun 2020, sehingga insyaAllah bulan Januari kita sudah bisa langsung berlari cepat," ungkap Gubernur Anies usai rapat paripurna.

Menanggapi kesuksesan dewan melakukan pembahasan raperda tersebut dinilai anggota Komisi B DPRD DKI Guruh Tirta Lunggana suatu keberhasilan legislatif dalam mendukung roda pembangunan Jakarta. Dia berharap Raperda itu dibahas Kementrian Dalam Negeri juga sesuai jadwal yang ditentukan.

”Kita dilantik Agustus lalu, proses panjang pembahasan itu kini sudah mulai menghasilkan titik terang. Kita bersukur dan berterima kasih pada semua pihak dalam proses penyusunan itu,” ujar Tirta kepada wartawan di gedung dewan, Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Rabu (11/12).

“Saya juga berharap semua sesuai dengan waktu. Setelah ditanda tangani tadi, dan akan di kirim ke Kemendagri. Nah, dari pusat juga diharapkan dalam melakukan pemeriksaan supaya bisa dikembalikan lagi ke Pemprov sesuai dengan waktunya yakni 14 hari ke depan,” tambahnya.

Lebih lanjut anak mantan Wakil Ketua DPRD DKI Haji Lulung itu menambahkan, ke depan semua yang sudah dianggarkan dapat direalisasikan dalam penyerapan. Pihaknya berharap dalam penyerapan dilakaukan dengan baik dan tidak asal laksanakan.

“Setetalah penusunan, ke depan adalah menjalankan proses penyerapa. Saya rasa SKPD bisa bekerja maksimal dan profesional. Tidak boleh lagi ada KKN dalam proses lelang maupun proses pengadaan barang yang ada di setiap SKPD,” pungkasnya.

Untuk diketahui, DPRD provinsi DKI Jakarta memutuskan total APBD Provinsi DKI Jakarta tahun anggaran 2020 sebesar Rp 87.956.148.476.363. Secara lebih rinci, APBD tersebut terdiri dari Pendapatan Daerah sebesar Rp 82,195 triliun dan Belanja Daerah sebesar Rp 79,610 triliun, sehingga ada surplus senilai Rp 2,585 triliun, serta Pembiayaan Daerah senilai Rp 2,585 triliun. Sementara itu, untuk rencana Penerimaan Pembayaran yang disetujui sejumlah Rp 5,760 triliun, Pengeluaran Pembiayaan senilai Rp 8,345 triliun, dan Pemberian Pinjaman Daerah sebesar Rp 500 miliar.

Raperda APBD 2020 Tirta Lunggana Penyerapan Anggaran Harus Berjalan Lancar

Loading...

Related Post