Loading...

Advertisement

Tidak Siap Ditinggal Pasangan, Lelaki Vietnam ini Tidur Bersama Mayat Istri Selama 16 Tahun

Tidak Siap Ditinggal Pasangan, Lelaki Vietnam ini Tidur Bersama Mayat Istri Selama 16 Tahun
ist
Editor : Potan Wow — Jumat, 7 Februari 2020 19:29 WIB
terasjakarta.id


Pepatah sampai maut memisahkan, tampaknya tidak berlaku bagi Le Van lelaki Vietnam ini. Bagaimana tidak, saking cintanya terhadap sang istri dia rela tidur bersama mayat sang istri selama 16 tahun. 

Le Van diketahui menggali lagi kuburan istrinya yang telah tiada, memasukkan mayatnya ke dalam plester dan dipatung, aksi tersebut menyeruak pada 2009 lalu, banyak orang tidak yakin apakah ceritanya benar. 

Kini Le Van tetap setia tidur di samping istrinya yang telah mati meski saudara dan para tetangga memintanya kembali mengubur sang istri.

Le Van dan istrinya menikah pada 1975. Mereka memiliki tujuh orang anak dan hidup bahagia dalam kesederhanaan. Hingga akhirnya pada tahun 2003, Le Van yang saat itu bekerja jauh dari rumah mendengar kabar bahwa istrinya meninggal secara tiba-tiba. Le Van mengaku ia hanya melihat sekilas wajah sang istri sebelum dimakamkan.

Dilansir dari Oddity Central, awalnya, Le Van menghabiskan banyak waktu di dekat makam istrinya. Ia bahkan tidur di kuburan selama berbulan-bulan. Namun karena masuk musim penghujan, ia memutuskan bahwa cara terbaik menghabiskan waktu bersama sang istri adalah dengan berada di rumah.

Jadi Le Van memutuskan menggali kuburan sang istri dan membawa pulang mayat sang istri yang sudah menjadi kerangka, dan membungkusnya seperti sebuah patung.

Ketika anak-anak Le Van tau apa yang ia lakukan, mereka semua marah dan meminta sang ayah mengembalikan tubuh istrinya kembali ke tempat peristirahatan terakhir. Para tetangga juga enggan berkunjung ke rumah Le Van. Beberapa dari mereka bahkan menelepon polisi dan menuduh Le Van telah menyebabkan penyakit yang disebabkan oleh bangkai.

Polisi pun datang berkali-kali untuk meminta Le Van kembali mengubur jasad sang istri, namun usaha selalu gagal hingga akhirnya polisi menyerah.

Menurut berita lokal Vietnam, Le Van sudah dua tahun ini duduk di kursi roda. Namun ia tetap memiliki kekuatan merangkak ke kasur untuk tidur di samping kerangka istrinya. Le Van juga masih membersihkan patung istrinya, mengganti bajunya, bahkan mendandani istrinya.

"Saat istri saya masih hidup, dia tidak pernah mengenakan baju bagus, jadi saya membeli baju bagus sekarang. Saya mengganti bajunya dua kali sehari. Saya dianggap gila karena saya mengurusi mayat, tapi saya yakin dia masih bersama saya. Saya akan terus tidur bersamanya sampai saya mati," kata Le Van kepada media.





Tidak Siap Ditinggal Vietnam Mayat Istri Selama 16 Tahun

Loading...

Related Post