Loading...

Advertisement

Mendagri Bantah DKI Bukan Lagi Ibukota Mulai Juni 2020

Mendagri Bantah DKI Bukan Lagi Ibukota Mulai Juni 2020
ist
Editor : Potan News — Selasa, 11 Februari 2020 13:49 WIB
terasjakarta.id

Beredarnya di masyarakat soal status DKI bukan lagi merupakan Ibukota mulai Juni 2020, dibantah oleh Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian.
Menurut Tito, kepastian ibu kota negara akan resmi pindah apabila Kalimantan Timur sudah siap secara fisik.

"Jadi penegasannya tidak benar kalau seandainya dikatakan ibu kota negara Juni sudah pindah ke yang baru dan DKI bukan ibu kota negara," kata Tito di Kementerian Keuangan, Senn. 

Hal itu ia tegaskan terkait dengan pernyataan Ketua DPD Partai Gerindra DKI Jakarta Mohamad Taufik yang menyebut Undang-Undang Ibu Kota Negara akan keluar pada Juni 2020. Menurutnya, undang-undang itu akan mengakhiri status Jakarta sebagai ibu kota negara.

Tito menegaskan, selagi ibu kota baru belum siap secara keseluruhan baik fisik maupun administratif, maka DKI Jakarta masih tetap menjadi Ibu Kota RI. Pemindahan ibu kota baru akan masuk dalam regulasi Prolegnas 2020-2024.

Ibu kota negara bakal resmi pindah kalau sudah siap fisik dan regulasi ditambah hal-hal lain yang banyak. Saya kira kesiapan manajemen administrasi dan lain-lain itu sudah siap, baru DKI berubah jadi yang lain. Itu pun kita masukan regulasi Prolegnas 2020-2024," terang mantan Kapolri ini.

Status DKI Jakarta nanti akan berubah setelah ibu kota negara resmi pindah. Tito mengatakan bisa saja status Jakarta akan menjadi Pusat Ekonomi Bisnis

Mendagri DKI Bukan Lagi Ibukota Juni 2020

Loading...

Related Post