Loading...

Advertisement

DPRD DKI Minta TKD ASN  Dihapus

DPRD DKI Minta TKD ASN  Dihapus
ist
Editor : Potan News — Kamis, 13 Februari 2020 14:59 WIB
terasjakarta.id


Anggota Komisi A DPRD DKI Jakarta, Jamaludin mengusulkan, Tunjangan Kinerja Daerah (TKD) pejabat struktural dilingkungan Pemprov DKI Jakarta dihapus.

Politisi asal Partai Golkar itu menilai, TKD telah membawa etos kerja yang hanya fokus memperhatikan absensi semata. Bahkan, akibat dari TKD, saat ini sulit menemui ASN dilingkungan Balai Kota diatas jam 16.00 WIB.

“Kelihatan sekali kinerja ASN Pemprov DKI Jakarta saat ini, begitu jam 16.00 WIB buru - buru absen dan langsung pulang. Jadi, jangan harap ada pelayanan warga di atas jam tersebut,” kata Jamaludin, saat dikonfirmasi, Kamis (13/2).

Padahal, Jamaludin mengungkapkan, dahulu sebelum ada TKD, sangat mudah menemui ASN DKI Jakarta jam berapapun. Terutama dalam kondisi - kondisi darurat dan bencana. 

“Sayangnya, seiring dengan hadirnya TKD yang salah satu penilaiannya berdasarkan absensi, kondisi tersebut tidak terlihat lagi," ujar dia.

"Apapun kondisi DKI, baik itu ada bencana atau tidak, begitu mereka absen pukul 16.00 WIB sudah meninggalkan pekerjaannya, pulang ke rumah dan pekerjaannya ditunda besok pada jam kerja," lanjutnya.

Kondisi tersebut, menurut Jamal dikarenakan adanya pola pikir bahwa jika hal tersebut dikerjakan di luar jam kerja maka tidak akan masuk TKD.

"Oleh karena itu kerja hanya berdasarkan absensi saja. Yang penting absen, soal ada masyarakat yang kebanjiran atau ada bencana yang membutuhkan uluran tangan, dilihat dulu masih jam kerja atau bukan, bisa masuk TKD apa nggak, kalau masih bisa masuk kategori dapat TKD dikerjakan, kalau nggak ditinggal begitu saja," tutur Jamal.

Bahkan, ungkap Jamal, pejabat setingkat Kabiro pernah mengeluh kepada dirinya, untuk sekedar memberikan kopi saja kepada tamu - tamu yang datang bersilaturrahmi dirinya harus menyeduh sendiri. 

Sebab, sudah di atas pukul 16.00 WIB, para staff dan bawahannya sudah absen hari itu dan langsung bergegas meninggalkan kantor dan pekerjaan mereka.

DPRD DKI TKD ASN 

Loading...

Related Post