Loading...

Advertisement

Menjawab Takdir, Para Pendakwah Jamaah Tabligh Kb Jeruk Tidak Terjangkit Covid-19

Menjawab Takdir, Para Pendakwah Jamaah Tabligh Kb Jeruk Tidak Terjangkit Covid-19
Caption Foto : Jama’ah tabligh merupakan sebutan bagi mereka yang sering menyampaikan dakwah dan nasehat – nasehat yang baik,pada hakikatnya usaha yang dilakukan oleh jama’ah ini tidak mempunyai nama tetapi cukup dengan nama Islam dan tidak ada yang lain.
Editor : Potan News — Senin, 6 April 2020 14:00 WIB
terasjakarta.id



Aktivitas dakwah para pendakwah dari berbagai belahan penjuru tempat secara berkelanjutan tidak pernah berhenti di Markaz Jamaah Tabligh Kb Jeruk, Jakarta Barat.

Setiap amalan dakwah adalah kerja dakwah yang tujuannya adalah menjawab takdir, bahwa allah swt punya kuasa meskipun situasi wabah pandemi covid 19 melanda belahan dunia.

Setiap waktu shalat hadir, lantunan azan berkumandang, shalat wajib dan sunnah tertunaikan, taklim taklim bayan selepas shalat wajib tidak luput absen menjadi tertib dakwah setiap jamaah di Masjid yang dihadiri tiga ratus jamaah yang terisolasi karena efek berita pandemi covid 19.

Dalam kekhawatiran manusia pada halusinasi tingkat tinggi akan terdampak covid 19, membuat para jamaah terisolasi didalam masjid dalam penjagaan ketat petugas keamanan.

Kekhawatiran duniawi terjawab ketika takdir yang ditentukan sang khalik berbalik seribu persen, hasil pemeriksaan intens tim kesehatan dari Pemkot Jakarta Barat sudah melakukan pemeriksaan pendeteksi virus atau rapid test kedua terhadap 144 jamaah yang dikarantina di Masjid Jami Kebon Jeruk, Tamansari. Hasilnya, mereka dinyatakan negatif terpapar Covid-19.

Wali Kota Jakarta Barat Rustam Effendi mengatakan, karena hasilnya negatif terpapar virus corona, maka status ke 144 jamaah masih sebagai orang dalam pemantauan atau ODP.

"Masih ODP. Hari ini dirapid test yang kedua," kata Rustam kepada wartawan, Kamis (2/4/2020).

*Virus corona*

Para jamaah tersebut dikarantina di Masjid Jami Kebon Jeruk karena sebelumnya ada beberapa di antaranya diketahui terkena corona dan sudah dirawat di rumah sakit.

Rustam mengatakan, setiap harinya petugas dari Puskesmas dari Kelurahan Tamansari selalu mengecek kesehatan terhadap para jamaah yang masih dikarantina dalam masjid tersebut. Sejauh ini kondisi mereka sehat.

"Semua sudah ditangani, sehat-sehat," ujarnya.

Pemkot Jakbar juga terus memasok kebutuhan makanan kepada para jamaah pada pagi, siang dan malam. Bantuan juga datang dari beberapa lembaga.

Menjawab Takdir Pendakwah Jamaah Tabligh Covid-19

Loading...

Related Post