Loading...

Advertisement

PDIP Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Alih Fungsi Sekolah Menjadi Tempat Isolasi Covid-19

PDIP Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Alih Fungsi Sekolah Menjadi Tempat Isolasi Covid-19
Anggota Fraksi PDIP DPRD DKI Wa Ode Herlina melakukan penyemprotan pemukiman warga di Cempaka Putih Barat, Minggu (29/3)
Editor : Potan News — Kamis, 23 April 2020 10:55 WIB
terasjakarta.id

Pemprov DKI Jakarta berencana menjadikan gedung sekolah untuk menjadi tempat isolasi pasien Covid-19 atau virus Corona. Tak kurang 136 sekolah akan alih fungsikan. 

Menanggapi kebijakan tersebut, anggota DPRD DKI Jakarta Wa Ode Herlina meminta agar dikaji ulang. Dia beralasan masih banyak gedung kosong di Jakarta seperti wisma maupun hotel.

"Lebih baik dicari dulu alternatif yang lebih siap pakai, seperti wisma- wisma atau hotel yang kosong tak terpakai," kata Wa Ode saat dihubungi, Kamis (23/4). 

Wa Ode mengaku mengkhawatirkan nasib para orang tua siswa, guru dan siswa apabila sekolah kembali digunakan untuk proses belajar mengajar. 

"Saya sangsi keamanan dari virus Covid-19 saat kelas tersebut saat kembali digunakan untuk belajar," ujar Wa Ode. 

Wa Ode menjelaskan, dalam perawatan pasien Covid-19 harus dilakukan secara maksimal. Isolasi pasien harus tidak lagi bersinggungan dengan orang lain, kamarnya dan harus bersekat antara satu pasien dan pasien lainnya. Sementara gedung sekolah mempunyai kamar mandi tidak banyak. 

"Sedangkan sekolahan biasanya hanya punya 1 atau 2 kamar mandi yang bisa dipakai dengan bangunan sebesar itu. Alangkah baiknya jika memilih tempat karantina yang sudah memiliki standar prosedur yang seharusnya," jelas Wa Ode. 

Disisi lain, Wa Ode justru mendorong Pemprov DKI memberdayakan seluruh RSUD dan Puskesmas yang bangunannya layak untuk menampung pasien. 

"Atau bisa juga memanfaatkan mess milik Pemda setempat dan asrama-asrama pemerintah untuk ruang isolasi Covid-19. Bahkan bisa bekerjasama dengan gedung dan bangunan swasta yang lebih layak dibandingkan dengan gedung sekolah," pungkas Wa Ode. 

Diketahui, Dinas Pendidikan DKI menyiapkan 136 sekolah untuk menjadi tempat isolasi pasien Covid-19 atau virus Corona. Hal tersebut tertuang dalam surat dinas kepala Dinas Pendidikan Nahdiana bernomor 4443/-1.772.1. 

Sekretaris Dinas Pendidikan Susi Nurhati menyatakan bahwa sekolah tersebut baru sebatas usulan dari dinas. "Ini baru usulan, belum pasti nantinya dipakai," ujar Susi, Selasa (21/4). 

Susi menyebutkan surat tersebut merupakan laporan Dinas Pendidikan atas usulan camat lurah untuk isolasi mandiri bagi masyarakat yang berstatus ODP. Dan tindak lanjut instruksi Sekretaris Daerah DKI tentang penyediaan akomodasi tempat untuk paramedis. 

Untuk tempat tenaga kesehatan yang menangani pasien Covid-19, Dinas Pendidikan juga telah menyiapkan 5 sekolah, satu buah rumah dinas P3PAUD dan kantor P2KPTK2 dengan total kapasitas tempat tidur 70. 

Susi menyebutkan seluruh sekolah tersebut akan tetap diverifikasi oleh Dinas Kesehatan untuk memastikan sekolah tersebut dapat dipergunakan sesuai dengan protokol kesehatan yang ada. "Nanti akan diperiksa dulu oleh Dinas Kesehatan," ujar Susi.

PDIP Pemprov DKI Alih Fungsi Covid-19

Loading...

Related Post