Loading...

Advertisement

Media Rusia Soroti 400 Ribu Wanita Hamil di Indonesia Selama PSBB, ini Tanggapan BKKBN

Media Rusia Soroti 400 Ribu Wanita Hamil di Indonesia Selama PSBB, ini Tanggapan BKKBN
ilustrasi (ist)
Editor : Potan News — Kamis, 21 Mei 2020 12:53 WIB
terasjakarta.id


Situs Rusia Todaymenyoroti perihal kemungkinan bakal munculnya 400 ribu kehamilan yang tak direncanakan di Indonesia, akibat orang-orang di rumah saja lantaran penerapan PSBB selama pandemi COVID-19.

Kepala BKKBN Hasto Wardoyo tak menapik soal itu. Hanya saja, kata Hasto, angka 400 ribu tersebut bukan data melainkan estimasi.

"Kalau seandainya kontrasepsi menurun 10 persen saja, itu risiko hamil bisa 400 ribu," kata Hasto, Kamis. 

Hasto, mengatakan, apabila penggunaan tujuh alat kontrasepsi di antaranya IUD, implan, kondom, spiral laki-laki, spiral perempuan, dan susuk di beberapa daerah selama tiga bulan terakhir---Maret, April, dan Mei---turun 10 persen, hal tersebut bisa saja terjadi.

"Jadi, kalau orang yang putus-pakai kontrasepsi lagi capai 2,5 sampai tiga juta, maka yang hamil 15 persennya. Itu berarti sekitar 400 ribu," katanya.

"Itu kan estimasi berdasarkan basic data," Hasto menambahkan.

Untuk lebih pastinya, lanjut Hasto, perlu ditunjang Kementerian Kesehatan Republik Indonesia yang melakukan pendataan di puskesmas apakah ada kehamilan baru yang bertambah.

Menurut Hasto, perlu dukungan data konkret orang hamil.

"Kalau saat kan melihat dari sisi kontrasepsinya. Kalau kontrasepsi ini turun, otomatis dia hamil kalau dia berhubungan seks suami-istri," katanya.

Media Rusia Wanita Hamil BKKBN Selama PSBB 

Loading...

Related Post