Loading...

Advertisement

PDIP Minta Lurah dan Camat Turun Langsung ke Pasar Tumpah, Gilbert: Pasar Jangan Ditutup

PDIP Minta Lurah dan Camat Turun Langsung ke Pasar Tumpah, Gilbert: Pasar Jangan Ditutup
Editor : Potan News — Kamis, 18 Juni 2020 14:05 WIB
terasjakarta.id


Penutupan sementara Pasar Kebayoran di Jaksel, pasca ditemukannya 14 kasus positif covid 19 menjadi perhatian kalangan politisi di Kebon Sirih.

Salah satunya anggota Fraksi PDIP, Gilbert Simanjuntak yang meminta agar pemda tidak menutup pasarnya. Tapi, Pemda harus melarang pedagangnya yang positif covid beraktivitas berdagang di pasar.

"Jadi jangan pasarnya yang ditutup. Karena itu sangat dibutuhkan oleh warga Jakarta. Kalau bisa cukup pedagangnya saja yang dilarang berdagang untuk memutus penularan covid 19 lebih luas," ujar Gilbert saat rapat dengan Kadis UMKM di gedung DPRD DKI Jakarta Pusat, Kamis (18/6).

"Pedagang di sisi kiri dan kanan yg terkena Covid, juga harus ikut ditutup, karena resiko penularan," sambungnya. 

Menurutnya, dalam memutus rantai penyebaran covid 19 di pasar. Dibutuhkan, peranan lurah dan camat untuk turun langsung ketengah aktivitas pasar.

"Lurah dan camat harus dapat mengawasi aktivitas di pasar tumpah. Jangan dibiarkan saja, karena itu sangat beresiko terjadi penularan," kata Gilbert.

"Tidak sampai disitu saja, lurah dan camat harus turun mengawasi lokasi pasar lingkungan yang tradisionil atau pasar tumpah di lingkungannya. Bilamana tidak berjalan, Walikota harus mengambil sikap tegas, juga turut mengawasi," tambahnya. 

Menurutnya, tiap kelurahan di Jakarta memiliki rata-rata pasar tumpah berada pada dua lokasi. Dengan begitu, jumlah ideal untuk menempatkan petugas yang terkait minimal 4 orang pada setiap pasar tumpah.

"Dengan begitu, pengawasan terhadap penerapan protokol kesehatan bisa berjalan dengan baik," pungkasnya.



PDIP Lurah dan Camat Gilbert

Loading...

Related Post