Loading...

Advertisement

Selama Pandemi Covid-19 Terdapat 1.355 Janda Baru di Bandung

Selama Pandemi Covid-19 Terdapat 1.355 Janda Baru di Bandung
ist
Editor : Potan Wow — Jumat, 26 Juni 2020 13:54 WIB
terasjakarta.id

Pengadilan Agama (PA) Bandung menyebut selama 4 bulan terakhir atau saat masa pandemi covid-19, sebanyak 1.449 gugatan perceraian telah terdaftar, dari jumlah itu 1.355 sudah diputuskan.


Ketua PA Bandung Acep Saifuddin mengatakan jumlah gugatan yang masuk itu justru menurun selama pandemi COVID-19 dibandingkan sebelum munculnya pandemi. 

"Biasnya rata-rata per-bulan itu ada 600 gugatan yang masuk," ujar Acep di PA Bandung, Jalan Terusan Jakarta, Kota Bandung, Jumat (26/6). 

Acep mengatakan ada beberapa faktor yang menyebabkan turunnya angka gugatan perceraian perbulannya. Menurut Acep ada kebijakan yang dibuat oleh PA Bandung salah satunya dengan penerapan pendaftaran gugatan hanya melalui online atau e-court.

"Termasuk juga mungkin dikarenakan kebijakan pemerintah yang sangat ketat dalam rangka menangani COVID-19 ini. Di mana ketika dilakukan PSBB, bahwa diperintahkan masyarakat untuk tidak keluar rumah, otomatis masyarakat sedikit sekali yang datang ke Pengadilan Agama Bandung," jelasnya. 

"Itulah faktor-faktor penyebab kenapa terjadi penurunan secara drastis mengenai pendaftaran perkara perceraian pada masa pandemi ini," tambah Acep.

Untuk diketahui, jumlah gugatan yang masuk per-bulannya yakni pada Maret sebanyak 433 gugatan, April 103 gugatan, Mei 207 gugatan dan Juni sampai tanggal 24 mencapai 706 gugatan. 

Dalam satu bulan, rata-rata yang putus atau resmi bercerai di atas seratus pasangan tiap bulannya. Total yang sudah diputus atau resmi bercerai mencapai 1.355 pasangan. 




Pandemi Covid-19 Janda Baru Bandung

Loading...

Related Post