Loading...

Advertisement

Ternyata Berjemur Dibawah Sinar Matahari Tidak Dapat Membunuh Covid-19, ini Penjelasannya 

Ternyata Berjemur Dibawah Sinar Matahari Tidak Dapat Membunuh Covid-19, ini Penjelasannya 
ist
Editor : Potan Wow — Selasa, 30 Juni 2020 09:53 WIB
terasjakarta.id
Dalam berita yang dibagikan di grup-grup whatsapp, disebutkan virus corona bisa mati pada suhu 26-27 derajat. Dalam narasi pesan berantai tersebut dijelaskan virus akan hilang sepenuhnya saat terkena sinar matahari.

Wakil Kepala Bidang Penelitian Fundamental Lembaga Biologi Molekular Eijkman, Herawati Sudoyo menjelaskan belum ada penelitian mengenai hal tersebut. Ia juga menambahkan bahwa virus tersebut bisa mati pada suhu 56 derajat selama 30 menit.

Namun ia meragukan apabila dikatakan virus tersebut akan hilang jika terkena sinar matahari. Ia juga menjelaskan bahwa suhu di Indonesia tidak sampai 56 derajat celsius. Selain itu, Organisasi Kesehatan Dunia juga menjelaskan bahwa lampu sinar ultraviolet sekalipun tidak mampu membunuh virus corona, demikian laman Kominfo, Jumat, (27/6/2020).

Namun, dikutip dari CNBC belum lama ini, ilmuwan Jose-Luis Sagripanti dan Dave Lytle. Mantan angkatan darat Amerika Serikat dan anggota Food and Drug Administration (FDA) ini mengatakan sinar matahari yang kuat dapat membunuh virus corona dalam 34 menit.

Dalam studi tersebut, para peneliti menganalisis seberapa baik sinar ultra violet (UV) matahari dapat menghancurkan virus di berbagai kota pada waktu yang berbeda dalam setahun.

Analisis menunjukkan bahwa 'sinar matahari tengah hari di sebagian besar AS dan kota-kota dunia selama musim panas' dapat membunuh 90% virus corona yang hidup di permukaan hanya dalam 34 menit.

Berjemur Sinar Matahari Covid-19

Loading...

Related Post