Loading...

Advertisement

Cara Dapatkan Body Goals untuk Cewek Usia 20 & 30

Cara Dapatkan Body Goals untuk Cewek Usia 20 & 30
Editor : Melati News — Selasa, 30 Juni 2020 22:17 WIB
terasjakarta.id

Mendapatkan body goals merupakan mimpi bagi banyak orang. Nggak hanya enak dipandang, tubuh juga kuat dan sehat. Usia 20 dan 30 tahun merupakan usia yang bisa dibilang sangat prima untuk melakukan olahraga. Dengan rutinitas dan mindset “keep staying active” yang sudah dibangun sejak dini, memiliki dan menjaga body goals di atas usia 40 tahun bukanlah hal yang sulit. 

Source: https://www.instagram.com/jenniferbachdim/

Menurut Profesor Barbara Bushman Ph.D,FASCM, yang bekerja di departemen Kinesiologi Missouri University, rekomendasi terbaik latihan olahraga untuk orang dewasa adalah aktivitas aerobik tiga hingga lima hari per minggu, latihan penguatan otot dua hingga tiga hari per minggu, latihan fleksibilitas dua hingga tiga hari per minggu dan juga olahraga neuromotorik seperti yoga atau taichi. Jika tubuh mengikuti pola latihan ini dari usia 20-an, maka tubuh akan berkembang semakin kuat serta semakin fleksibel. 

Wah, kok terlihat banyak banget ya? Gak usah khawatir, yang penting kamu harus berusaha untuk tetap aktif setiap hari. Miliki rutinitas yang mudah seperti jalan kaki selama 20-30 menit setiap hari dapat membuat perbedaan. But yes, kalau kamu bisa ikuti rutinitas olahraga yang baik dan benar dari usia 20-an, body goals bak model akan mudah didapatkan berapapun usiamu

Usia 20-an 

Di usia ini, tubuh manusia baru saja selesai dari masa pertumbuhan dan berfungsi dengan sangat baik. Lakukan olahraga yang berfokus pada penguatan di area core (perut, pinggang, pinggul) dan juga penguatan secara keseluruhan seperti lompat jongkok (squat), tekuk lutut (lunges) dan push-ups. Yang paling penting, kuasai gerakan dan postur tubuh yang benar saat melakukan olahraga tersebut dan kemudian bangun ketahanan tubuh. Dengan menguasai dasar gerakan yang benar, tubuhmu di usia tua akan terlindungi dari cedera dan resiko terapi fisik. 

Jongkok adalah pola gerakan yang sangat penting untuk dikuasai. Kalau kamu kehilangan kemampuan jongkok, kamu akan sulit untuk ke kamar mandi sendirian atau bangkit dari posisi duduk. Latih dan kuatkan postur jongkok sedari usia dini agar ketika sudah memasuki usia tua, area pinggang dan paha tetap kuat menanggung beban tubuh untuk melakukan aktivitas yang melakukan gerakan jongkok, seperti duduk. 

Untuk perempuan usia 20 tahun-an, periode ini sangat baik untuk melakukan aktivitas aerobik dan cardio (jalan cepat, berlari, berenang, bersepeda), latihan penguatan otot (angkat beban, band resistensi), latihan berat badan (push-up atau curl-up); serta aktivitas peregangan dan latihan neuromotor (yoga, tai chi). Semakin cepat memulainya, semakin banyak manfaat yang diperoleh.

Pertimbangkan investasi dalam kesehatan dan kebugaran, misalnya bergabung dengan gym class. Gym sangat baik untuk latihan penguatan otot karena gym memiliki alat-alat yang sudah dirancang secara khusus sesuai dengan berat dan bentuk tubuh. Selain itu, gym juga punya personal trainer (PT) yang dapat membantu mengevaluasi gerakan tubuhmu dengan benar karena sekali lagi, usia 20-an harus berfokus pada latihan dasar dan gerakan yang benar. Investasi dalam sesi latihan pribadi dan fokus pada bentuk dasar sangat membantu kebugaran tubuhmu di usia-usia mendatang. Resiko cedera juga akan semakin kecil jika ada seseorang yang berpengalaman memberikan input untuk olahragamu. 

Usia 30-an

Saran sederhana untuk wanita usia 30-an adalah terus mempertahankan fondasi kebugaran yang baik jika mereka sudah memiliki rutinitas teratur, atau mulai perlahan untuk melakukan olahraga rutin jika mereka sudah tidak aktif. Namun, hal ini tidak sederhana karena usia 30-an biasanya memiliki waktu yang lebih terbatas, adanya kesibukan pekerjaan, keluarga dan tanggung jawab lain yang berebut waktu. 

Maka dari itu, usia 30-an harus fokus pada komitmen meluangkan waktu dan memiliki mindset “investasi” untuk kebugaran tubuh. Usahakan untuk luangkan waktu selama 30 menit setiap hari. Rekomendasi olahraga di usia 30-an masih berkisar di latihan aerobik, otot, serta fleksibilitas. Latihan resistensi menjadi sangat penting untuk meningkatkan laju metabolisme karena otot lebih aktif secara metabolik sehingga memudahkan untuk bakar lemak. Untuk mengembangkan kebugaran otot, kamu bisa melakukan body weight training di rumah dan juga dengan resistance band. 

Jika rasanya kamu hanya bisa datang ke gym seminggu 2 kali, daripada bayar gym membership, kamu bisa memilih untuk latihan di rumah selama 15-20 menit setiap hari. Dengan asumsi kamu sudah berinvestasi untuk latihan postur dan gerakan yang benar di usia 20 tahun, latihan di rumah akan tetap mudah. Cara ini jauh lebih efektif untuk membuat tubuh tetap aktif dan tentunya menghemat pengeluaranmu. Beragam aktivitas olahraga bisa dilakukan tidak harus di gym, misalnya lari pagi sekitar komplek, body weight training ataupun yoga. Artinya, keep in the mindset untuk menjaga tubuh tetap aktif setiap harinya. 

Waspada! 

Di usia 20 dan 30-an, sering timbul kecenderungan untuk melakukan olahraga sekeras yang kamu bisa and often it become overtraining. Hal ini dapat dimengerti karena rasanya kita masih memiliki stamina yang kuat dan sanggup untuk melakukan seluruh latihan yang direkomendasikan. Namun, penting untuk diingat bahwa yang terpenting adalah melakukan latihan dengan postur dan gerakan tubuh yang benar. Kalau tidak, akan ada resiko cedera dan malah akan membuat terapi fisik di usia tua nanti. 

Intinya, yuk lakukan yang terbaik untuk gaya hidupmu saat ini. Kalau kamu lagi sibuk-sibuknya, usahakan luangkan waktu 15 menit untuk berolahraga di rumah.



body goals

Loading...

Related Post