Loading...

Advertisement

Kasus Covid-19 Tidak Menunjukan Penurunan, Gilbert: Jakarta Butuh Pemimpin Seperti Sebelum Anies 

Kasus Covid-19 Tidak Menunjukan Penurunan, Gilbert: Jakarta Butuh Pemimpin Seperti Sebelum Anies 
Anggota Komisi B DPRD DKI, DR. Dr. Gilbert Simanjuntak, Sp.M(K)
Editor : Potan News — Senin, 6 Juli 2020 21:02 WIB
terasjakarta.id

Pemprov DKI mencatat 256 kasus postif Covid-19 pada Minggu 5 Juli 2020. Hal itu menunjukan adanya peningkatan setiap harinya. Saat ini jumlah kumulatif kasus positif di wilayah DKI Jakarta sebanyak 12.295 kasus. 

Tidak adanya penurunan jumlah kasus itu, dinilai kalangan dewan sebagai bentuk keterlambatan pengetatan aturan dalam menanggulangi penyebaran Covid-19 di Ibukota. Hal itu yang membuat jumlah positif Covid-19 di Jakarta semakin terus bertambah.

Anggota DPRD Jakarta dari Fraksi PDI Perjuangan Gilbert Simanjuntak menyebut, dibutuhkan ketegasan dari seorang pemimpin seperti sebelum Gubernur Anies. Dia mengatakan, harus ada langkah-langkah antisipatif sejak awal dalam mengatasi wabah Covid-19.

"Atasi problema penting di Jakarta seperti Covid-19, Jakarta membutuhkan ketegasan pemimpin seperti gubernur terdahulu misalnya pak Ahok, Sutiyoso, Fauzi Bowo dan Ali Sadikin. Di saat genting, mereka-mereka itu mampu memerintahkan anak buahnya bekerja secara cepat," kata Gilbert di gedung DPRD DKI, Senin (6/7).

Gilbert menilai, pemimpin ibu kota saat ini cenderung terkesan melakukan pembiaran terutama masa perpanjangan PSBB transisi. Padahal semua langkah antisipasi penyebaran virus dapat diminimalisir.

"Saya melihat ada keterlambatan pengetatan aturan yang membuat situasi begini terjadi. Seperti pada pasar tradisional, baru belakangan dilakukan test rapid dan swab kepada para pedagang," ujar Gilbert. 

"Saya tidak melihat dari awal pandemi adanya kebijakan dari gubernur untuk memperdayakan lurah dan camat, baru belakangan ini saja mereka ditugaskan ke lapangan melakukan monitoring pelaksanaan aturan protokol kesehatan," tambahnya. 

"Kalau dikatakan (Covid-19) terkendali itu terlalu gegabah ya. Faktanya ada tren kenaikan di Jakarta. Parameter Rt dibawah 1 tak cukup sebagai parameter bahwa Jakarta terkendali. WFH (work from home) sudah tidak mungkin lagi dilakukan. Aktivitas masyarakat sudah kembali. Seharusnya perlu pemerintah bertindak tegas mengawasi masyaralatnyang melanggar protokol kesehatan," tegas Gilbert. 





Kasus Covid-19 Gilbert Simanjuntak Jakarta Butuh Pemimpin Sebelum Anies 

Loading...

Related Post